MAXWELL ADAMSON HOLLYFIELITO (2026) INVENTARISASI JENIS GULMA PADA LAHAN AGROFORESTRY DAN MONOKULTUR KEMIRI DI KECAMATAN MARAWOLA BARAT. Sarjana thesis, Universitas Tadulako.
Full text not available from this repository.Abstract
Maxwell Adamson Hollyfielito – L131 22 354. Inventarisasi Jenis Gulma
Pada Lahan Agroforestry dan Monokultur Kemiri di Kecamatan Marawola
Barat Kabupaten Sigi, di Bimbing oleh Asgar Taiyeb dan Rahmawati.
Gulma adalah tumbuhan yang mengganggu dan merugikan kepentingan
manusia, sehingga perlu dikendalikan; keragaman dan jenisnya dipengaruhi oleh
kondisi lingkungan seperti cahaya, unsur hara, pengolahan tanah, serta pola dan
kerapatan tanam, sehingga analisis vegetasi diperlukan untuk mengetahui jenis
yang mendominasi ruang tumbuh. Sebagai organisme pengganggu, gulma
memiliki daya saing tinggi yang menyebabkan persaingan mendapatkan air, unsur
hara, cahaya, dan ruang tumbuh, mengeluarkan senyawa alelopati yang
menghambat pertumbuhan, mengotori hasil produksi, serta dapat menjadi inang
hama dan patogen, yang pada akhirnya menurunkan hasil panen.
Penelitian dilaksanakan pada bulan Desember – Febuari 2026
menggunakan metode survei pengamatan langsung di lapangan dan secara kuadrat
(plot) dengan ukuran 1×1 meter, sebanyak 20 petak, yang dimana 10 petak di
lahan agroforestry dan 10 petak di lahan monokultur kemiri untuk mewakili jenisjenis gulma. Data yang dikumpul dianalisis secara deskripsi kuantitatif, untuk
menghitung kerapatan, frekuensi, dominasi gulma. Kemudian dianalisis untuk
mengetahui tingkat penyebaran dan nilai INP gulma pada lahan agroforestry dan
monokultur kemiri.
Perbedaan komposisi dan dominansi gulma antara lahan agroforestri dan
monokultur kemiri dipengaruhi masa panen yang menentukan intensitas
pengelolaan. Lahan agroforestri yang sering dibersihkan memiliki keragaman
gulma lebih tinggi tanpa dominasi jenis tertentu, sedangkan monokultur yang
jarang dirawat didominasi gulma agresif seperti Elephantopus mollis dan
Digitaria ciliaris dengan Indeks Nilai Penting tinggi. Selain itu, terdapat
Stachytarpheta jamaicensis yang berkhasiat sebagai obat tradisional dengan sifat
antibakteri serta antioksidan, tumbuh seimbang di kedua lahan tanpa
mendominasi.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Subjects: | Tadulako University - Divisions > Fakultas Kehutanan > Kehutanan S Agriculture > Kehutanan |
| Divisions: | Fakultas Kehutanan > Kehutanan Library of Congress Subject Areas > S Agriculture > Kehutanan |
| Date Deposited: | 27 Aug 2026 05:51 |
| Last Modified: | 27 Aug 2026 05:51 |
| URI: | https://repository.untad.ac.id/id/eprint/157754 |
| Baca Full Text: | Baca Sekarang |

