NURFADILA (2026) PEMANFAATAN LIMBAH BULU AYAM TERFERMENTASI SEBAGAI BAHAN BAKU PAKAN TERHADAP PERTUMBUHAN BENIH IKAN PATIN SIAM (Pangasius Hypophthalmus Sauvage, 1878). Sarjana thesis, Universitas Tadulako.
Full text not available from this repository.Abstract
RINGKASAN
Nurfadila (O 271 19 061). Pemanfaatan Limbah Bulu Ayam terfermentasi
Sebagai Bahan Baku Pakan Terhadap Pertumbuhan Benih Ikan Patin Siam
(Pangasius hypophthalmus Savage, 1878). Dr. Ir. Eka Rosyida, M.App.Scd
dan Dr. Ir. A. Masyahoro, M.Si (2026).
Ikan patin (Pangasius hypophthalmus) merupakan salah satu komoditas
perikanan air tawar yang bernilai ekonomis tinggi. Ikan patin mudah di
budidayakan di berbagai media pemeliharaan dan memiliki beberapa keunggulan
diantaranya dapat dipelihara di lahan dan air yang terbatas, dapat dipelihara
dengan kepadatan tinggi, teknologi budidaya relatif mudah, kelangsungan hidup
yang tinggi, produktivitas tinggi dan cocok untuk memenuhi kebutuhan protein
hewani bagi manusia. Pakan merupakan salah satu faktor penting yang
mempengaruhi kebutuhan ikan patin. Salah satu kendala dalam budidaya ikan
adalah tingginya biaya pakan. Upaya yang dapat dilakukan untuk menekan biaya
produksi dengan menggunakan bahan pakan alternatif pengganti sebagai bahan
pakan yaitu dengan membuat pakan buatan sendiri. Bahan alternatif pakan yang
dapat dimanfaatkan yaitu tepung bulu ayam. Kandungan yang dimiliki bulu ayam
yaitu protein tinggi sekitar 80-90%.
Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh tepung bulu ayam
terfermentasi dalam pakan terhadap laju pertumbuhan benih ikan patin siam
(P.hypophthalmus) yang diberi pakan tepung bulu ayam terfermentasi dengan
dosis yang berbeda. Penelitian dilaksanakan pada April-Juni 2025, bertempat di
Laboratorium Basah, UPTD Balai Benih Ikan (BBI) Lokal Tatanga, Kota Palu,
Sulawesi Tengah. Uji analisis proksimat bertempat di Laboratorium Kimia
Program Studi Kimia Fakultas MIPA, Universitas Tadulako, Palu. Pengujian
amonia bertempat di Dinas Lingkungan Hidup Kota Palu. Organisme uji yang
digunakan dalam penelitian ini yaitu benih ikan patin siam dengan panjang ratarata berkisar antara 4-5 cm dan berat rata-rata 0,8-1,5 g, sebanyak 200 ekor, yang
diperoleh dari Unit Pembenihan Rakyat (UPR) Maraja Sidrap. Penelitian ini
didesain Rancangan Acak Lengkap (RAL), menggunakan 4 perlakuan dengan 5
ulangan, sehingga terdapat 20 unit satuan percobaan. Perlakuan yang diuji adalah
tepung bulu ayam terfermentasi dengan dosis berbeda yang terdiri dari A=
(Kontrol) tanpa penembahan tepung bulu ayam terfermentasi, B=15%, C==20%,
D=22,5%. Pakan yang diberikan berupa pakan buatan sebanyak 5?ri total
bobot tubuh ikan. Variabel yang diamati meliputi pertumbuhan bobot mutlak,
kelangsungan hidup, Feed Convertion Reed (FCR) dan parameter kualitas air.
Data hasil pengamatan diolah menggunakan program software Microsoft exel
2010 dan minitab-16.
Hasil penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa dosis 25% tepung
bulu ayam terfermentasi memberikan pertumbuhan bobot mutlak tertinggi yaitu
1,78 g, nilai kelangsungan hidup tertinggi 100%. FCR tertinggi sebesar 1,15,
Parameter kualitas air selama penelitian didapatkan suhu berkisar 27-29 ºC,
oksigen terlarut (DO) 3,4-4,9 mg/L dan amonia 0,3-1,17 mg/L
Kata kunci: Ikan patin siam, tepung bulu ayam, dosis berbeda, pertumbuhan
bobot mutlak, kelangsungan hidup, feed conversion ration (FCR)
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Subjects: | Tadulako University - Divisions > Fakultas Peternakan dan Perikanan > Akuakultur S Agriculture > Akuakultur |
| Divisions: | Fakultas Peternakan dan Perikanan > Akuakultur Library of Congress Subject Areas > S Agriculture > Akuakultur |
| Date Deposited: | 27 Aug 2026 07:05 |
| Last Modified: | 27 Aug 2026 07:05 |
| URI: | https://repository.untad.ac.id/id/eprint/157782 |
| Baca Full Text: | Baca Sekarang |

