PENGARUH PADAT TEBAR BERBEDA TERHADAP PERTUMBUHAN IKAN MAS (Cyprinus Carpio) PADA SISTEM AKUAPONIK

WIRA AKBAR PAMUNGKAS (2026) PENGARUH PADAT TEBAR BERBEDA TERHADAP PERTUMBUHAN IKAN MAS (Cyprinus Carpio) PADA SISTEM AKUAPONIK. Sarjana thesis, Universitas Tadulako.

Full text not available from this repository.

Abstract

Wira Akbar Pamungkas (O 271 18 035). Pengaruh Padat Tebar Berbeda Terhadap
Pertumbuhan Ikan Mas (Cyprinus carpio) Pada Sistem Akuaponik (Samliok
Ndobe dan Aswad Eka Putra, 2025).
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh padat penebaran terhadap
pertumbuhan dan kelangsungan hidup ikan mas (Cyprinus carpio) pada sistem
akuaponik. Penelitian dilaksanakan pada tanggal 4 sampai 24 Mei 2025.
Penelitian Bertempat di Kebun Akademik Fakultas Pertanian, Universitas
Tadulako, Kota Palu, Provinsi Sulawesi Tengah. Organisme yang digunakan
dalam penelitian adalah ikan mas dengan jumlah keseluruhan yaitu 210 ekor
dengan bobot 0,90-1,22 g/ekor. Organisme yang digunakan dalam penelitian
diperoleh dari Unit Pembenihan Rakyat (UPR) Bina Rakyat Provinsi Sulawesi
Tengah. Penelitian ini didesain menggunakan rancangan acak lengkap (RAL)
yang terdiri dari 3 perlakuan dan 7 ulangan, sehingga terdapat 21 unit satuan
percobaan. Perlakuan dalam penelitian ini meliputi, Perlakuan A : Padat tebar 5
ekor/wadah , Perlakuan B : Padat tebar 10 ekor/wadah, Perlakuan C :Padat tebar
15 ekor/wadah. Hasil analisis ragam (ANOVA) menunjukkan bahwa perbedaan
jumlah padat tebar ikan mas (Cyprinus carpio) yang dipelihara pada sistem
akuaponik memberikan pengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap pertumbuhan
bobot mutlak dan laju pertumbuhan spesifik harian (LPSH) ikan mas (Cyprinus
carpio). Pertumbuhan mutlak tertinggi berada pada A (Padat Tebar 5 Ekor) yaitu
sebesar 0,54 g diikuti oleh B (Padat Tebar 10 Ekor) yaitu 0,36 g dan pertumbuhan
mutlak terendah berada pada C (Padat tebar 15 Ekor) yaitu 0,21 g. Laju
pertumbuhan spesifik harian (LPSH) tertinggi diperoleh pada A (Padat Tebar 5
Ekor) yaitu sebesar 5,02%/hari diikuti oleh B (Padat Tebar 10 Ekor) yaitu 3,20?n laju pertumbuhan harian terendah berada pada C (Padat tebar 15 Ekor) yaitu
1,84%. Kelangsungan hidup tertinggi pada A (Padat Tebar 5 Ekor) yaitu sebesar
100% diikuti oleh C (Padat Tebar 15 Ekor) yaitu 97?n kelangsungan hidup
terendah berada pada C (Padat tebar 10 Ekor) yaitu 94%. Kualitas air yang
diperoleh selama kegiatan penelitian yaitu suhu 28-32?C, derajat keasaman (pH)
6,8-8,7, oksigen terlarut 6,6-7,7 mg/L dan Ammoniak 0,1-0,4 mg/L.
Kata kunci : Ikan Mas, Sistem Akuaponik, Padat Penebaran, Pertumbuhan dan
Kelangsungan Hidup

Item Type: Thesis (Sarjana)
Subjects: Tadulako University - Divisions > Fakultas Peternakan dan Perikanan > Akuakultur
S Agriculture > Akuakultur
Divisions: Fakultas Peternakan dan Perikanan > Akuakultur
Library of Congress Subject Areas > S Agriculture > Akuakultur
Date Deposited: 31 Aug 2026 03:50
Last Modified: 31 Aug 2026 03:50
URI: https://repository.untad.ac.id/id/eprint/157829
Baca Full Text: Baca Sekarang

Actions (login required)

View Item
View Item