MANIFESTASI MAKNA SIMBOLIK OGOH-OGOH SEBAGAI SENI PATUNG ORANG BALI DI DESA MALONAS, KECAMATAN DAMPELAS

I GUSTI MADE ARDIKA YASA (2026) MANIFESTASI MAKNA SIMBOLIK OGOH-OGOH SEBAGAI SENI PATUNG ORANG BALI DI DESA MALONAS, KECAMATAN DAMPELAS. Sarjana thesis, Universitas Tadulako.

Full text not available from this repository.

Abstract

I Gusti Made Ardika Yasa, Stambuk B30122088, Program Studi Antropologi,
Jurusan Ilmu Sosial, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Tadulako. Judul
Skripsi: “Manifestasi Makna Simbolik Ogoh-ogoh Sebagai Seni Patung Orang
Bali Di Desa Malonas, Kecamatan Dampelas”. Dibimbing oleh Bapak Ikhtiar Hatta
sebagai pembimbing utama dan Ibu Yulianti Bakari sebagai dosen pembimbing
pendamping.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manifestasi makna simbolik Ogohogoh sebagai seni patung pada masyarakat Bali di Desa Malonas, Kecamatan
Dampelas, serta memahami praktik dan makna kontekstual Ogoh-ogoh dalam
kehidupan masyarakatnya. Penelitian ini dilatarbelakangi fenomena tradisi Ogoh-ogoh
yang awalnya dipahami sebagai representasi Bhuta Kala dalam rangkaian ritual Nyepi,
dalam perkembangannya juga menjadi media ekspresi seni, identitas budaya, dan
sarana interaksi sosial masyarakat Bali di Desa Malonas.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan etnografi
interpretatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi kepustakaan, observasi
non-partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan
model interaktif Miles dan Huberman yang dipadukan dengan pendekatan thick
description dan teori interpretatif budaya dari Clifford Geertz serta teori simbol dan
ritual dari Victor Turner. Penentuan informan pada penelitian ini menggunakan
purposive dengan jumlah informan sebanyak 9 (sembilan) orang.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ogoh-ogoh di Desa Malonas tidak hanya
dimaknai sebagai simbol religius yang merepresentasikan kekuatan negatif atau Bhuta
Kala, tetapi juga sebagai bentuk manifestasi seni patung yang mengandung nilai
estetika, kritik sosial, dan budaya. Makna simbolik tersebut tampak pada bentuk visual,
ekspresi wajah, warna, atribut, serta tema yang digunakan dalam pembuatan Ogohogoh. Dalam praktiknya, tradisi Ogoh-ogoh dilaksanakan melalui proses pembuatan
dan pawai yang melibatkan partisipasi masyarakat, khususnya generasi muda, sehingga
menjadi sarana ekspresi seni, interaksi sosial, dan pewarisan budaya. Secara
kontekstual, Ogoh-ogoh dimaknai sebagai media penguatan solidaritas dan identitas
budaya masyarakat Bali perantauan di Desa Malonas. Dengan demikian, tradisi Ogohogoh menunjukkan kemampuan budaya lokal untuk beradaptasi dan tetap bertahan
dalam ruang sosial yang terus mengalami perubahan.
Kata Kunci: Ogoh-ogoh, Makna Simbolik, Seni Patung dan Kontekstual.I Gusti Made Ardika Yasa, Stambuk B30122088, Program Studi Antropologi,
Jurusan Ilmu Sosial, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Tadulako. Judul
Skripsi: “Manifestasi Makna Simbolik Ogoh-ogoh Sebagai Seni Patung Orang
Bali Di Desa Malonas, Kecamatan Dampelas”. Dibimbing oleh Bapak Ikhtiar Hatta
sebagai pembimbing utama dan Ibu Yulianti Bakari sebagai dosen pembimbing
pendamping.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manifestasi makna simbolik Ogohogoh sebagai seni patung pada masyarakat Bali di Desa Malonas, Kecamatan
Dampelas, serta memahami praktik dan makna kontekstual Ogoh-ogoh dalam
kehidupan masyarakatnya. Penelitian ini dilatarbelakangi fenomena tradisi Ogoh-ogoh
yang awalnya dipahami sebagai representasi Bhuta Kala dalam rangkaian ritual Nyepi,
dalam perkembangannya juga menjadi media ekspresi seni, identitas budaya, dan
sarana interaksi sosial masyarakat Bali di Desa Malonas.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan etnografi
interpretatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi kepustakaan, observasi
non-partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan
model interaktif Miles dan Huberman yang dipadukan dengan pendekatan thick
description dan teori interpretatif budaya dari Clifford Geertz serta teori simbol dan
ritual dari Victor Turner. Penentuan informan pada penelitian ini menggunakan
purposive dengan jumlah informan sebanyak 9 (sembilan) orang.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ogoh-ogoh di Desa Malonas tidak hanya
dimaknai sebagai simbol religius yang merepresentasikan kekuatan negatif atau Bhuta
Kala, tetapi juga sebagai bentuk manifestasi seni patung yang mengandung nilai
estetika, kritik sosial, dan budaya. Makna simbolik tersebut tampak pada bentuk visual,
ekspresi wajah, warna, atribut, serta tema yang digunakan dalam pembuatan Ogohogoh. Dalam praktiknya, tradisi Ogoh-ogoh dilaksanakan melalui proses pembuatan
dan pawai yang melibatkan partisipasi masyarakat, khususnya generasi muda, sehingga
menjadi sarana ekspresi seni, interaksi sosial, dan pewarisan budaya. Secara
kontekstual, Ogoh-ogoh dimaknai sebagai media penguatan solidaritas dan identitas
budaya masyarakat Bali perantauan di Desa Malonas. Dengan demikian, tradisi Ogohogoh menunjukkan kemampuan budaya lokal untuk beradaptasi dan tetap bertahan
dalam ruang sosial yang terus mengalami perubahan.
Kata Kunci: Ogoh-ogoh, Makna Simbolik, Seni Patung dan Kontekstual.I Gusti Made Ardika Yasa, Stambuk B30122088, Program Studi Antropologi,
Jurusan Ilmu Sosial, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Tadulako. Judul
Skripsi: “Manifestasi Makna Simbolik Ogoh-ogoh Sebagai Seni Patung Orang
Bali Di Desa Malonas, Kecamatan Dampelas”. Dibimbing oleh Bapak Ikhtiar Hatta
sebagai pembimbing utama dan Ibu Yulianti Bakari sebagai dosen pembimbing
pendamping.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manifestasi makna simbolik Ogohogoh sebagai seni patung pada masyarakat Bali di Desa Malonas, Kecamatan
Dampelas, serta memahami praktik dan makna kontekstual Ogoh-ogoh dalam
kehidupan masyarakatnya. Penelitian ini dilatarbelakangi fenomena tradisi Ogoh-ogoh
yang awalnya dipahami sebagai representasi Bhuta Kala dalam rangkaian ritual Nyepi,
dalam perkembangannya juga menjadi media ekspresi seni, identitas budaya, dan
sarana interaksi sosial masyarakat Bali di Desa Malonas.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan etnografi
interpretatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi kepustakaan, observasi
non-partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan
model interaktif Miles dan Huberman yang dipadukan dengan pendekatan thick
description dan teori interpretatif budaya dari Clifford Geertz serta teori simbol dan
ritual dari Victor Turner. Penentuan informan pada penelitian ini menggunakan
purposive dengan jumlah informan sebanyak 9 (sembilan) orang.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ogoh-ogoh di Desa Malonas tidak hanya
dimaknai sebagai simbol religius yang merepresentasikan kekuatan negatif atau Bhuta
Kala, tetapi juga sebagai bentuk manifestasi seni patung yang mengandung nilai
estetika, kritik sosial, dan budaya. Makna simbolik tersebut tampak pada bentuk visual,
ekspresi wajah, warna, atribut, serta tema yang digunakan dalam pembuatan Ogohogoh. Dalam praktiknya, tradisi Ogoh-ogoh dilaksanakan melalui proses pembuatan
dan pawai yang melibatkan partisipasi masyarakat, khususnya generasi muda, sehingga
menjadi sarana ekspresi seni, interaksi sosial, dan pewarisan budaya. Secara
kontekstual, Ogoh-ogoh dimaknai sebagai media penguatan solidaritas dan identitas
budaya masyarakat Bali perantauan di Desa Malonas. Dengan demikian, tradisi Ogohogoh menunjukkan kemampuan budaya lokal untuk beradaptasi dan tetap bertahan
dalam ruang sosial yang terus mengalami perubahan.
Kata Kunci: Ogoh-ogoh, Makna Simbolik, Seni Patung dan Kontekstual.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Subjects: Tadulako University - Divisions > Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Antropologi
H Ilmu Sosial > Antropologi
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Antropologi
Library of Congress Subject Areas > H Ilmu Sosial > Antropologi
Date Deposited: 31 Aug 2026 06:34
Last Modified: 31 Aug 2026 06:34
URI: https://repository.untad.ac.id/id/eprint/157852
Baca Full Text: Baca Sekarang

Actions (login required)

View Item
View Item