APLIKASI PUPUK ORGANIK CAIR DAUN KETAPANG UNTUK MENINGKATKAN PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN CABAI RAWIT (Capsicum Frutescens L.)

DEWI KARTIKA (2026) APLIKASI PUPUK ORGANIK CAIR DAUN KETAPANG UNTUK MENINGKATKAN PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN CABAI RAWIT (Capsicum Frutescens L.). Sarjana thesis, Universitas Tadulako.

Full text not available from this repository.

Abstract

Dewi Kartika Sano (E28122024) Aplikasi Pupuk Organik Cair Daun
Ketapang untuk Meningkatkan Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Cabai
Rawit (Capsicum frutescens L.) (dibimbing oleh Muhammad Anshar dan
Chitra Anggriani Salingkat, 2026).
Tanaman cabai rawit merupakan komoditas hortikultura penting yang
memiliki nilai ekonomi tinggi serta kandungan gizi seperti vitamin C, vitamin
A, dan senyawa antioksidan yang bermanfaat bagi kesehatan. Dalam
budidayanya, produktivitas cabai rawit masih mengalami fluktuasi yang
disebabkan oleh berbagai faktor, salah satunya adalah penggunaan pupuk
anorganik secara berlebihan yang dapat menurunkan kesuburan tanah dan
merusak lingkungan. Oleh karena itu, diperlukan alternatif pemupukan yang
ramah lingkungan seperti penggunaan pupuk organik cair (POC). Salah satu
bahan yang berpotensi digunakan sebagai POC adalah daun ketapang
(Terminalia catappa). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji pengaruh
berbagai konsentrasi pupuk organik cair daun ketapang terhadap
pertumbuhan dan hasil tanaman cabai rawit serta menentukan konsentrasi
terbaik dalam meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman cabai rawit.
Penelitian dilaksanakan di Kecamatan Mantikulore, Kota Palu, Sulawesi
Tengah pada bulan Oktober 2025 hingga Maret 2026. Metode yang digunakan
adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan satu faktor yaitu konsentrasi
POC yang terdiri dari lima taraf: P0 (kontrol), P1 (5%), P2 (7,5%), P3 (10%),
dan P4 (12,5%), dengan 4 ulangan sehingga terdapat 20 unit percobaan.
Variabel yang diamati meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, diameter batang,
umur berbunga, jumlah buah, diameter buah, panjang buah, dan berat buah
per tanaman. Data dianalisis menggunakan sidik ragam (ANOVA) taraf 5?n
1% dilanjutkan dengan uji BNJ jika berpengaruh nyata. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa POC daun ketapang berpengaruh nyata terhadap
pertumbuhan vegetatif tanaman cabai rawit, yaitu tinggi tanaman, jumlah
daun, dan diameter batang, terutama pada umur 4, 6, dan 8 MST. Perlakuan
pada konsentrasi 7,5% (P2) menghasilkan tinggi tanaman 49,98 cm, jumlah
daun 88,08 helai, dan diameter batang 7,01 mm. Namun, perlakuan 7,5%, 10?n 12,5% umumnya tidak berbeda nyata. Sementara itu POC tidak
berpengaruh nyata terhadap parameter generatif seperti umur berbunga,
jumlah buah, berat buah, dan panjang buah. Disimpulkan bahwa POC daun
ketapang berpengaruh terhadap pertumbuhan vegetatif tanaman cabai rawit.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Subjects: Tadulako University - Divisions > Fakultas Pertanian > Agroteknologi
S Agriculture > Agroteknologi
Divisions: Fakultas Pertanian > Agroteknologi
Library of Congress Subject Areas > S Agriculture > Agroteknologi
Date Deposited: 01 Sep 2026 05:31
Last Modified: 01 Sep 2026 05:31
URI: https://repository.untad.ac.id/id/eprint/157912
Baca Full Text: Baca Sekarang

Actions (login required)

View Item
View Item