Pembuktian Unsur Niat Jahat (Mens Rea) Sebagai Pembeda Tindak Pidana Penipuan Dan Wanprestasi Dalam Investasi Trading Online (Studi Putusan Nomor 17/Pid.B/2025/PN Lgs)

FELICIA EDELINE (2026) Pembuktian Unsur Niat Jahat (Mens Rea) Sebagai Pembeda Tindak Pidana Penipuan Dan Wanprestasi Dalam Investasi Trading Online (Studi Putusan Nomor 17/Pid.B/2025/PN Lgs). Sarjana thesis, Universitas Tadulako.

Full text not available from this repository.

Abstract

Felicia Edeline (D10122013), Pembuktian Unsur Niat Jahat (Mens Rea) Sebagai Pembeda Tindak Pidana Penipuan dan Wanprestasi Dalam Investasi Trading Online (Studi Putusan Nomor 17/Pid.B/2025/PN.Lgs), Pembimbing 1 Vivi Nur Qalbi dan Pembimbing 2: Budi Arta Pradana Nongtji

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pembuktian unsur niat jahat (mens rea) sebagai pembeda antara tindak pidana penipuan dan wanprestasi dalam investasi trading online pada Putusan Nomor 17/Pid.B/2025/PN Lgs. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembuktian mens rea dilakukan melalui rangkaian perbuatan terdakwa, seperti pemberian janji keuntungan tetap, penggunaan tipu muslihat, serta penyalahgunaan dana korban yang tidak digunakan sesuai tujuan investasi. Hakim menilai adanya niat jahat karena sejak awal terdakwa mengetahui investasi tidak dijalankan sebagaimana dijanjikan, namun tetap meyakinkan korban untuk menyerahkan dana. Perbedaan utama antara wanprestasi dan tindak pidana penipuan terletak pada adanya niat jahat sejak awal hubungan hukum terjadi. Apabila kegagalan memenuhi perjanjian disertai tipu muslihat untuk memperoleh keuntungan secara melawan hukum, maka perbuatan tersebut termasuk tindak pidana penipuan. Kesimpulannya, unsur mens rea menjadi indikator utama dalam membedakan penipuan dan wanprestasi pada investasi trading online, yang dibuktikan melalui adanya tipu muslihat dan niat menguntungkan diri sendiri secara melawan hukum sejak awal. Disarankan agar aparat penegak hukum lebih cermat menilai keberadaan mens rea dalam sengketa investasi digital guna menghindari kesalahan dalam menentukan apakah suatu perkara merupakan ranah pidana atau perdata.

Kata Kunci: Investasi trading online; Mens rea; Penipuan; Wanprestasi

Item Type: Thesis (Sarjana)
Subjects: Tadulako University - Divisions > Fakultas Hukum > Ilmu Hukum
Ilmu Hukum
Divisions: Fakultas Hukum > Ilmu Hukum
Library of Congress Subject Areas > Ilmu Hukum
Date Deposited: 01 Sep 2026 07:59
Last Modified: 01 Sep 2026 07:59
URI: https://repository.untad.ac.id/id/eprint/157939
Baca Full Text: Baca Sekarang

Actions (login required)

View Item
View Item