NI GUSTI AYU SINDY PRATIWI (2026) EFEKTIVITAS BIOCHAR DAN MIKROORGANISME LOKAL DALAM MENEKAN PENYAKIT BUSUK PANGKAL BATANG (Fusarium Oxysporum F. Sp. Cepae) SERTA PERTUMBUHAN BAWANG MERAH LEMBAH PALU (Allium Cepa L. Var. Aggregatum). Sarjana thesis, Universitas Tadulako.
Full text not available from this repository.Abstract
Ni Gusti Ayu Sindy Pratiwi (E28122028). Efektivitas Biochar Dan Mikroorganisme Lokal Dalam Menekan Penyakit Busuk Pangkal Batang (Fusarium oxysporum f. sp. cepae) Serta Pertumbuhan Bawang Merah Lembah Palu (Allium cepa L. Var. Aggregatum)(Dibimbing oleh Irwan Lakani, dan Jusriadi, 2026). Bawang merah (Allium cepa L. Var. aggregatum) varietas Lembah Palu merupakan salah satu komoditas hortikultura unggulan spesifik lokal di Sulawesi Tengah. Namun, produksinya sering kali mengalami kendala akibat serangan penyakit, salah satunya penyakit busuk pangkal batang yang disebabkan oleh jamur Fusarium oxysporum f. sp. cepae. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas kombinasi biochar sekam padi dan mol nasi dalam meningkatkan pertumbuhan serta ketahanan bawang merah Lembah Palu terhadap infeksi jamur Fusarium oxysporum f. sp. cepae. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium dan rumah kasa Fakultas Pertanian Universitas Tadulako, Palu, Sulawesi Tengah, yang berlangsung dari bulan Desember 2025- April 2026. Menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial yang terdiri dari dua faktor utama. Faktor pertama dosis biochar(B) yang terdiri atas 3 taraf dosis, yaitu: B0 (kontrol), B1 (250 g/polybag), dan B2 (500 g/polybag). Faktor kedua adalah konsentrasi mol nasi (M) yang terdiri atas 3 taraf, yaitu: M0 (Kontrol), M1 (10 ml/L), dan M2 (20 ml/L). Dari kombinasi tersebut diperoleh 9 kombinasi perlakuan yang diulang sebanyak 3 kali, sehingga terdapat 27 unit percobaan. Parameter pengamatan yaitu kejadian penyakit (%), keparahan penyakit (%), tinggi tanaman (cm), jumlah daun (helai), jumlah anakan per rumpun, diameter umbi (mm), berat basah umbi (g), serta berat kering umbi (g). Data dianalisis menggunakan analisis ragam dan dilanjutkan dengan uji BNJ% apabila terdapat pengaruh nyata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya interaksi biochar sekam padi dan mol nasi berpengaruh nyata terhadap semua parameter pengamatan kombinasi perlakuan B2M2 (biochar 500 g/polybag dan mol nasi 20 ml/L) memberikan hasil terbaik pada parameter pertumbuhan, ketahanan, dan hasil, ditunjukkan dengan tinggi tanaman, jumlah anakan, diameter umbi, dan bobot umbi yang lebih tinggi dibandingkan kontrol. Selain itu, kombinasi perlakuan B2M2 mampu menekan perkembangan penyakit busuk pangkal batang dengan memperlambat masa inkubasi jamur patogen. Namun, pada perlakuan kontrol B0M0 (tanpa biochar dan mol nasi) mengalami penurunan serta tingkat keparahan dan kejadian penyakit tertinggi. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan pemberian biochar sekam padi dan mol nasi mampu meningkatkan pertumbuhan dan ketahanan bawang merah Lembah Palu, dengan dosis optimal berada pada perlakuan B2M2. Kata Kunci : Bawang Merah Palu, Biochar, Mol Nasi, Fusarium oxysporum
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Subjects: | Tadulako University - Divisions > Fakultas Pertanian > Agroteknologi S Agriculture > Agroteknologi |
| Divisions: | Fakultas Pertanian > Agroteknologi Library of Congress Subject Areas > S Agriculture > Agroteknologi |
| Date Deposited: | 02 Sep 2026 01:18 |
| Last Modified: | 02 Sep 2026 01:18 |
| URI: | https://repository.untad.ac.id/id/eprint/157940 |
| Baca Full Text: | Baca Sekarang |

