ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KINERJA TENAGA KERJA PADA PROYEK ?EMBANGUNAN GEDUNG SCIENCE DAN NALODO RESEARCH CENTER (PUSAT RISET GEMPA DAN LIKUIFAKSI) UNIVERSITAS TADULAKO

SERAFEL PASCAL MOKOO (2026) ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KINERJA TENAGA KERJA PADA PROYEK ?EMBANGUNAN GEDUNG SCIENCE DAN NALODO RESEARCH CENTER (PUSAT RISET GEMPA DAN LIKUIFAKSI) UNIVERSITAS TADULAKO. Sarjana thesis, Universitas Tadulako.

Full text not available from this repository.

Abstract

Pembangunan proyek konstruksi memerlukan tenaga kerja yang memiliki kinerja optimal untuk
mencapai target waktu, biaya, mutu, dan keselamatan kerja. Kinerja tenaga kerja merupakan salah
satu aspek penting dalam keberhasilan pelaksanaan proyek konstruksi. Berbagai faktor dapat
mempengaruhi kinerja tenaga kerja, baik yang berasal dari faktor individu, kepemimpinan, kerja
sama tim, sistem pelaksanaan proyek, maupun kondisi lingkungan kerja. Penelitian ini bertujuan
untuk menentukan faktor-faktor dominan yang memengaruhi kinerja tenaga kerja berdasarkan
metode Relative Rank Index (RRI) serta menganalisis hubungan antar faktor dominan menggunakan
Spearman's Rho Correlation pada Proyek Pembangunan Gedung Science dan Nalodo Research
Center (Pusat Riset Gempa dan Likuifaksi) Universitas Tadulako, Kota Palu. Penelitian ini
menggunakan metode survei dengan penyebaran kuesioner kepada responden yang terdiri dari pihak
kontraktor dan konsultan yang terlibat langsung dalam pelaksanaan serta pengawasan proyek. Data
yang diperoleh diuji instrumen menggunakan uji validitas dan uji reliabilitas, kemudian dianalisis
menggunakan metode Relative Rank Index (RRI) untuk menentukan tingkat dominansi setiap
indikator, serta analisis Spearman's Rho Correlation untuk mengetahui hubungan antar indikator
dominan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh indikator berada pada kategori berpengaruh
hingga sangat berpengaruh terhadap kinerja tenaga kerja. Lima indikator dominan yang diperoleh
berdasarkan nilai Relative Rank Index (RRI) adalah pengalaman kerja (RRI = 0,813), kondisi cuaca
dilokasi proyek (RRI = 0,800), komunikasi antar pimpinan dan tenaga kerja (RRI = 0,793),
penerapan K3 (RRI = 0,780), dan komunikasi antar tenaga kerja (RRI = 0,773). Hasil analisis
Spearman's Rho Correlation menunjukkan bahwa tidak seluruh indikator dominan memiliki
hubungan yang signifikan. Terdapat dua pasangan indikator yang memiliki hubungan positif dan
signifikan, yaitu pengalaman kerja dengan penerapan K3 yang memiliki koefisien korelasi sebesar
0,496 (hubungan sedang) serta komunikasi antara pimpinan dan tenaga kerja dengan penerapan K3
yang memiliki koefisien korelasi sebesar 0,387 (hubungan lemah).
Kata kunci : Kinerja, Tenaga Kerja, Proyek, Konstruksi Gedung

Item Type: Thesis (Sarjana)
Subjects: Tadulako University - Divisions > Fakultas Teknik > Teknik Sipil
T Technology > Teknik Sipil
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Sipil
Library of Congress Subject Areas > T Technology > Teknik Sipil
Date Deposited: 02 Sep 2026 02:31
Last Modified: 02 Sep 2026 02:31
URI: https://repository.untad.ac.id/id/eprint/157951
Baca Full Text: Baca Sekarang

Actions (login required)

View Item
View Item