ANALISIS YURIDIS TERHADAP PERBUATAN MELAWAN HUKUM DALAM PENCEMARAN NAMA BAIK MELALUI MEDIA SOSIAL

SUWARDI SUDIRMAN (2026) ANALISIS YURIDIS TERHADAP PERBUATAN MELAWAN HUKUM DALAM PENCEMARAN NAMA BAIK MELALUI MEDIA SOSIAL. Sarjana thesis, Universitas Tadulako.

Full text not available from this repository.

Abstract

ABSTRAK
Suwardi Sudirman, D10119701, Analisis Yuridis Terhadap Perbuatan Melawan
Hukum Dalam Pencemaran Nama Baik Melalui Media Sosial, Pembimbing 1:
Sitti Fatimah Maddusila, Pembimbing II: Mohammad Saleh
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pencemaran nama baik melalui media
sosial sebagai Perbuatan Melawan Hukum (PMH) berdasarkan ketentuan hukum
perdata serta menganalisis bentuk pertanggungjawaban perdata pelaku terhadap
kerugian yang dialami korban. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya
penggunaan media sosial yang diikuti dengan semakin banyaknya kasus pencemaran
nama baik di ruang digital yang tidak hanya menimbulkan konsekuensi pidana, tetapi
juga kerugian keperdataan bagi korban. Penelitian menggunakan metode penelitian
hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan, pendekatan konseptual, dan
pendekatan kasus. Bahan hukum yang digunakan terdiri atas bahan hukum primer,
sekunder, dan tersier yang dianalisis secara kualitatif melalui metode deskriptifanalitis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pencemaran nama baik melalui media
sosial dapat dikualifikasikan sebagai Perbuatan Melawan Hukum karena memenuhi
seluruh unsur perbuatan melawan hukum, yaitu adanya perbuatan, sifat melawan
hukum, kesalahan, kerugian, dan hubungan kausal antara perbuatan dengan kerugian
yang timbul. Selain itu, hukum perdata memberikan dasar bagi korban untuk
memperoleh perlindungan atas kehormatan dan nama baik melalui tuntutan ganti rugi
serta pemulihan nama baik. Bentuk pertanggungjawaban perdata yang dapat
dibebankan kepada pelaku meliputi ganti rugi materiil, ganti rugi immateriil,
pemulihan nama baik, permintaan maaf secara terbuka, pencabutan atau klarifikasi
informasi yang tidak benar, serta penghapusan konten yang mengandung unsur
pencemaran nama baik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa hukum perdata memiliki
peran penting dalam memberikan perlindungan hukum terhadap korban pencemaran
nama baik melalui media sosial dengan menitikberatkan pada pemulihan hak-hak
korban serta pemberian ganti kerugian yang adil sesuai dengan ketentuan hukum
perdata yang berlaku.
Kata Kunci: Perbuatan Melawan Hukum; Pencemaran Nama Baik; Media Sosial;
Pertanggungjawaban Perdata; KUHPerdata.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Subjects: Tadulako University - Divisions > Fakultas Hukum > Ilmu Hukum
Ilmu Hukum
Divisions: Fakultas Hukum > Ilmu Hukum
Library of Congress Subject Areas > Ilmu Hukum
Date Deposited: 02 Sep 2026 06:58
Last Modified: 02 Sep 2026 06:58
URI: https://repository.untad.ac.id/id/eprint/157993
Baca Full Text: Baca Sekarang

Actions (login required)

View Item
View Item