EFEKTIVITAS PENERAPAN RESTORATIVE JUSTICE DALAM PENYELESAIAN TINDAK PIDANA PENGANIAYAAN RINGAN (STUDI KASUS PELAKSANAAN RESTORATIVE JUSTICE PADA KEJAKSANAAN NEGERI TOJO UNA-UNA)

DEDY HENDRI NABUASA (2026) EFEKTIVITAS PENERAPAN RESTORATIVE JUSTICE DALAM PENYELESAIAN TINDAK PIDANA PENGANIAYAAN RINGAN (STUDI KASUS PELAKSANAAN RESTORATIVE JUSTICE PADA KEJAKSANAAN NEGERI TOJO UNA-UNA). Sarjana thesis, Universitas Tadulako.

Full text not available from this repository.

Abstract

Dedy Henri (Stb. D10122840) Efektivitas Penerapan Restorative Justice dalam
Penyelesaian Tindak Pidana Penganiayaan Ringan (Studi Kasus Pelaksanaan
Restorative Justice pada Kejaksaan Negeri Tojo Una-Una). Pembimbing I: Dr.
Syachdin, SH., MH dan Pembimbing II: Muh. Fikri, SH., MH
Penelitian ini mengkaji efektivitas penerapan keadilan restoratif (restorative
justice) dalam penyelesaian tindak pidana penganiayaan ringan di Kejaksaan
Negeri Tojo Una-Una berdasarkan Peraturan Jaksa Agung Nomor 15 Tahun 2020
tentang Penghentian Penuntutan Berdasarkan Keadilan Restoratif. Penelitian
menggunakan metode yuridis normatif bersifat deskriptif analitis dengan mengkaji
bahan hukum primer, sekunder, dan tersier yang relevan.
Hasil penelitian menunjukkan dua temuan pokok. Pertama, penerapan keadilan
restoratif dalam perkara penganiayaan ringan telah memiliki landasan yuridis
yang memadai melalui Perja No. 15 Tahun 2020, yang diperkuat oleh UU Nomor
1 Tahun 2023 tentang KUHP Baru dan UU Nomor 20 Tahun 2025 tentang KUHAP
Baru. Tindak pidana penganiayaan ringan sebagaimana diatur dalam Pasal 352
KUHP lama dan Pasal 471 KUHP baru memenuhi syarat penerapan keadilan
restoratif karena ancaman pidananya di bawah lima tahun. Kedua, efektivitas
penerapan keadilan restoratif di Kejaksaan Negeri Tojo Una-Una didukung oleh
kompetensi jaksa, keberadaan Rumah Restorative Justice, itikad baik tersangka,
kesediaan korban berdamai, dan nilai musyawarah masyarakat lokal. Namun
demikian, penerapannya masih terkendala oleh keterbatasan daya ikat Perja,
belum optimalnya pelatihan jaksa di bidang mediasi, kuatnya paradigma retributif,
serta belum adanya mekanisme pemantauan pasca-perdamaian.
Kata kunci: Keadilan Restoratif, Penganiayaan Ringan, dan Penghentian
Penuntutan.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Subjects: Tadulako University - Divisions > Fakultas Hukum > Ilmu Hukum
Ilmu Hukum
Divisions: Fakultas Hukum > Ilmu Hukum
Library of Congress Subject Areas > Ilmu Hukum
Date Deposited: 03 Sep 2026 02:01
Last Modified: 03 Sep 2026 02:01
URI: https://repository.untad.ac.id/id/eprint/158022
Baca Full Text: Baca Sekarang

Actions (login required)

View Item
View Item