MOH. TAUFIK (2026) TINGKAT PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM MITIGASI BENCANA BANJIR ROB BERBASIS TANGGA WILCOX DI DESA LOMPIO KABUPATEN DONGGALA. Sarjana thesis, Universitas Tadulako.
Full text not available from this repository.Abstract
Moh. Taufik (F231 19 092) Dengan Judul Skripsi ”Tingkat Partisipasi Masyarakat Dalam Mitigasi Bencana Banjir Rob Berbasis Tangga Wilcox Di Desa Lompio Kabupaten Donggala” Dibimbing Oleh Bapak Rusli dan Bapak Ardiansyah Winarta, Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat partisipasi masyarakat dalam mitigasi bencana banjir rob di desa lompio. Banjir rob merupakan salah satu bencana hidrometeorologi yang semakin sering terjadi di wilayah pesisir, termasuk di Desa Lompio, Kecamatan Sirenja, Kabupaten Donggala. Kondisi ini diperparah oleh pasca bencana gempa bumi dan tsunami Sulawesi Tengah tahun 2018 yang menyebabkan penurunan muka tanah, sehingga meningkatkan kerentanan wilayah terhadap genangan air laut saat pasang. Upaya mitigasi bencana banjir rob tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif masyarakat setempat. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk keterlibatan masyarakat, menganalisis tingkat partisipasi masyarakat berdasarkan tangga partisipasi Wilcox, serta merumuskan strategi peningkatan partisipasi masyarakat dalam mitigasi bencana banjir rob di Desa Lompio. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi lapangan, wawancara dengan masyarakat dan pemerintah desa, serta dokumentasi. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif dan diperkuat dengan analisis SWOT untuk merumuskan strategi mitigasi berbasis partisipasi masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipasi masyarakat dalam mitigasi banjir rob di Desa Lompio sudah terlihat dalam beberapa bentuk kegiatan, seperti pembuatan tanggul sederhana, penanaman mangrove, dan kerja bakti lingkungan. Namun, tingkat partisipasi masyarakat masih berada pada tahapan konsultasi dan kemitraan, belum sepenuhnya mencapai tahap pemberdayaan. Faktor internal dan eksternal, seperti tingkat pendidikan, mata pencaharian, pemahaman kebencanaan, serta peran pemerintah, sangat memengaruhi tingkat partisipasi masyarakat. Strategi peningkatan partisipasi masyarakat dapat dilakukan melalui penguatan kelembagaan lokal, peningkatan kapasitas dan kesadaran masyarakat, serta sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam perencanaan mitigasi bencana. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi dalam pengembangan mitigasi bencana banjir rob berbasis pemberdayaan masyarakat di wilayah pesisir. Kata kunci: Partisipasi masyarakat, mitigasi bencana, banjir rob, wilayah pesisir, Desa Lompio.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Subjects: | Tadulako University - Divisions > Fakultas Teknik > Teknik Perencanaan Wilayah Kota |
| Divisions: | Fakultas Teknik > Teknik Perencanaan Wilayah Kota |
| Date Deposited: | 03 Sep 2026 06:21 |
| Last Modified: | 03 Sep 2026 06:21 |
| URI: | https://repository.untad.ac.id/id/eprint/158046 |
| Baca Full Text: | Baca Sekarang |

