PENERAPAN SISTEM AKUAPONIK DENGAN TANAMAN BERBEDA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN KELANGSUNGAN HIDUP IKAN SIDAT (Anguilla Marmorata)

MOHAMAD AHYAD (2026) PENERAPAN SISTEM AKUAPONIK DENGAN TANAMAN BERBEDA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN KELANGSUNGAN HIDUP IKAN SIDAT (Anguilla Marmorata). Sarjana thesis, Universitas Tadulako.

Full text not available from this repository.

Abstract

Mohamad Ahyad (O 271 19 027). Penerapan Sistem Akuaponik dengan
Tanaman Berbeda terhadap Pertumbuhan dan Kelangsungan Hidup Ikan
Sidat (Anguilla marmorata). Dr. Ir. Zakirah Raihani Ya’la, M.Si, IPM dan
Aswad Eka Putra, S.Pi., M.Si (2026).
Ikan sidat (Anguilla spp.) merupakan salah satu ikan konsumsi yang bernilai
ekonomis dan memiliki kandungan gizi yang tinggi. Kegiatan budidaya ikan sidat
saat ini adalah usaha pembesaran sehingga kebutuhan benih masih mengandalkan
ketersediaan di alam. Masalah utama pada sistem akuakultur intensif adalah cepat
terakumulasinya sisa pakan, bahan organik, dan senyawa nitrogen toxic. salah satu
solusi adalah akuaponik yang merupakan sistem yang mengintegrasikan budidaya
ikan (akuakultur) dengan budidaya tanaman tanpa tanah (hidroponik) dalam satu
ekosistem yang saling mendukung. Pemilihan komoditas dalam sistem akuaponik
sangat penting karena berpengaruh langsung terhadap perencanaan dan pencapaian
hasil yang diinginkan. Tanaman yang sering digunakan dalam sistem akuaponik
antara lain kangkung, selada, dan pakcoy.
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh tanaman yang berbeda
sebagai fitoremediasi dalam sistem akuaponik terhadap pertumbuhan dan
kelangsungan hidup ikan sidat. Penelitian dilaksanakan pada 1 Juni – 24 Juli 2025,
bertempat di Balai Benih Tatanga, Sulawesi Tengah. Adapun uji amonia bertempat
di Dinas Lingkungan Hidup Kota Palu. Organisme uji yang digunakan dalam
penelitian adalah ikan sidat (Anguilla marmorata) fase elver sebanyak 200 ekor.
Padat penebaran 10 ekor per wadah dengan bobot awal 0,90 - 1,1 g. Organisme uji
diperoleh dari Simosu House, Kabupaten Poso, Provinsi Sulawesi Tengah.
Penelitian ini menggunakan desain Rancangan Acak Lengkap (RAL), yang terdiri
dari 4 perlakuan dengan 5 ulangan, sehingga terdapat 20 unit satuan percobaan.
Perlakuan yang di uji adalah tanaman berbeda yang terdiri dari A = Kangkung, B =
Bayam, C = Selada, D = Palcoy. Pakan yang diberikan berupa pakan komersial
kieniro dengan frekuensi pemberian sekenyang-kenyangnya (ad satiation).
Variabel yang diamati meliputi pertumbuhan bobot mutlak, kelangsungan hidup,
dan parameter kualitas air. Data hasil pengamatan diolah mengunakan Microsoft
excel 2010 dan Minitab 16.
Hasil penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa tanaman
kangkung memberikan pertumbuhan bobot mutlak tertinggi yaitu 0,28 g dan nilai
kelangsungan hidup tertinggi yaitu 66%. Parameter kualitas air selama penelitian
didapatkan rentan suhu berkisar 27-31°C, pH 7,09-8,35, oksigen terlarut (DO) 3,1-
7,8 mg/L dan amonia 0,14-0,50 mg/L.
Kata kunci : Ikan sidat, akuaponik, tanaman akuaponik.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Subjects: Tadulako University - Divisions > Fakultas Peternakan dan Perikanan > Akuakultur
S Agriculture > Akuakultur
Divisions: Fakultas Peternakan dan Perikanan > Akuakultur
Library of Congress Subject Areas > S Agriculture > Akuakultur
Date Deposited: 03 Sep 2026 07:17
Last Modified: 03 Sep 2026 07:17
URI: https://repository.untad.ac.id/id/eprint/158062
Baca Full Text: Baca Sekarang

Actions (login required)

View Item
View Item