I GUSTI PUTU ALIT PUJANA (2026) PENGARUH WAKTU PENYAMBUNGAN DAN PANJANG ENTRIS TERHADAP PERTUMBUHAN SAMBUNG PUCUK PADA TANAMAN KAMBOJA (Adenium Obesum L.). Sarjana thesis, Universitas Tadulako.
Full text not available from this repository.Abstract
RINGKASAN
IGusti putu alit pujana (E28122266). Pengaruh Waktu Penyambungan
dan Panjang Entris terhadap Pertumbuhan Sambung Pucuk pada
Tanaman Kamboja (Adenium obesum L.) (di bimbing Muhammad Anshar
dan Fadliah).
Tanaman hias menjadi bagian penting dalam dunia hortikultura, tidak hanya
sebagai pelengkap estetika, tetapi juga sebagai sarana relaksasi dan ekspresi
seni. Salah satu tanaman yang banyak digemari karena bentuk dan
keindahannya adalah Kamboja jepang, yang lebih dikenal dengan nama
ilmiah Adenium obesum. Di Indonesia tanaman kamboja juga memiliki nilai
ekonomi tinggi, terutama varietas hasil silangan dengan bentuk dan warna
bunga yang unik. namun, perbanyakan generatif melalui biji sering
menghasilkan keturunan yang tidak seragam. Oleh karena itu, teknik
sambung pucuk menjadi alternatif untuk mempertahankan sifat unggul
tanaman induk. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui interaksi antara
waktu sambung pucuk dan panjang entris pada tanaman kamboja, Untuk
mengetahui pengaruh waktu penyambungan tanaman yang baik pada
tanaman kamboja, serta mengetahui waktu sambung pucuk yang tepat dan
panjang entris yang ideal terhadap tingkat keberhasilan pertautan
sambungan pada tanaman kamboja. Pelaksanaan penelitian dimulai pada
bulan November sampai dengan Desember 2026, di Desa Layana yang
berlokasi di Jln Dupa Indah, Mamboro, Kota Palu, Provinsi Sulawesi Tengah.
Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak
Kelompok (RAK) terdiri atas 9 kombinasi perlakuan dengan 3 ulangan
sehingga terdapat 81 unit percobaan. Dari hasil pemelitian, disimpulkan; (1)
Terdapat pengaruh interaksi antara waktu sambung dan panjang entris
terhadap pertumbuhan sambung pucuk tanaman kamboja. perlakuan terbaik
diperoleh pada perlakuan panjang entris 8 cm dan waktu pagi (P2W1) yang
menghasilkan panjang tunas tertinggi; (2) Waktu penyambungan berpengaruh
nyata terhadap keberhasilan sambung pucuk tanaman kamboja. Perlakuan
waktu sore (W3) memberikan hasil terbaik pada parameter jumlah tunas,
jumlah daun, dan Persentase tumbuh, namun tidak berpengaruh nyata
terhadap parameter kecepatan bertunas, panjang tunas dan suhu kelembaban,
sehingga mampu mendukung pertumbuhan sambung pucuk pada tanaman
kamboja; (3) Panjang entris yang berbeda berpengaruh nyata terhadap
pertumbuhan sambung pucuk tanaman kamboja. Perlakuan panjang entris 12
cm (P3) menghasilkan jumlah tunas tertinggi.
Kata kunci: Tanaman kamboja, waktu sambung, dan panjang entris.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Subjects: | Tadulako University - Divisions > Kampus 2 Touna > Agroteknologi |
| Divisions: | Kampus 2 Touna > Agroteknologi |
| Date Deposited: | 07 Sep 2026 07:07 |
| Last Modified: | 07 Sep 2026 07:07 |
| URI: | https://repository.untad.ac.id/id/eprint/158112 |
| Baca Full Text: | Baca Sekarang |

