Perbandingan Perlindungan Konsep Fair Use Antara Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2002 Dengan Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang Hak Cipta

JUANARI SADANA MANGLASA (2026) Perbandingan Perlindungan Konsep Fair Use Antara Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2002 Dengan Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang Hak Cipta. Sarjana thesis, Universitas Tadulako.

Full text not available from this repository.

Abstract

ABSTRAK
Juanari Sadana Manglasa, D10119392, Perbandingan Perlindungan Konsep
Fair Use Antara Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2002 Dengan UndangUndang Nomor 28 Tahun 2014, Pembimbing I: Dr. Adfiyanti Fadjar, SH,
LL.M, Pembimbing II: Marini Citra Dewi, SH. MH.
Pengaturan mengenai pembatasan dan pengecualian hak cipta dalam hukum hak
cipta menjadi bagian penting dalam menciptakan keseimbangan antara
perlindungan hak pencipta dan kepentingan masyarakat. Salah satu bentuk
pengaturan tersebut adalah konsep fair use. Pengaturan mengenai fair use
mengalami perubahan antara Undang-undang Nomor 19 tahun 2002 dan Undangundang Nomor 28 tahun 2014 tentang hak cipta. Perbedaan pengaturan tersebut
menimbulkan permasalahan mengenai bagaimana perbandingan perlindungan
konsep fair use dalam kedua undang-undang tersebut seta implikasinya terhadap
pemegang hak cipta dan pengguna karya cipta. Penelitian ini bertujuan untuk
menganalisis perbandingan perlindungan konsep fair use dalam Undang-undang
Nomor 19 tahun 2002 dan Undang-undang Nomor 28 tahun 2014 tentang hak cipta
serta untuk mengetahui implikasi perbedaan pengaturannya terhadap pemegang hak
cipta dan pengguna karya cipta. Penelitian ini merupakan penelitian hukum
normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual.
Bahan hukum yang digunakan terdiri dari bahan hukum primer, bahan hukum
sekunder, dan bahan hukum tersier yang diperoleh melalui studi kepustakaan dan
dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaturan fair
use dalam Undang-undang Nomor 19 tahun 2002 masih bersifat terbatas dan lebih
menitikberatkan pada perlindungan hak eksklusif pencipta. Semenara itu, Undangundang Nomor 28 tahun 2014 mengatur pembatasan dan pengecualian hak cipta
secara lebih jelas dan sistematis sehingga menunjukkan adanya pergeseran orientasi
menuju keseimbangan antara kepentingan pencipta dan kepentingan masyarakat.
Perbedaan peraturan tersebut menimbulkan implikasi terhadap pemegang hak cipta
dan pengguna karya cipta dalam pemanfaatan karya cipta sesuai dengan ketentuan
hukum yang berlaku
Kata Kunci: Fair Use, Hak Cipta, Perbandingan Hukum

Item Type: Thesis (Sarjana)
Subjects: Tadulako University - Divisions > Fakultas Hukum > Ilmu Hukum
Ilmu Hukum
Divisions: Fakultas Hukum > Ilmu Hukum
Library of Congress Subject Areas > Ilmu Hukum
Date Deposited: 08 Sep 2026 07:30
Last Modified: 08 Sep 2026 07:30
URI: https://repository.untad.ac.id/id/eprint/158139
Baca Full Text: Baca Sekarang

Actions (login required)

View Item
View Item