PUTRI (2026) ISOLASI DAN KARAKTERISTIK BAKTERI ASAL RIZOSFER PADI SAWAH (Oriza Sativa L.) DI DESA TINDAKI KECAMATAN PARIGI SELATAN KABUPATEN PARIGI MOUTONG. Sarjana thesis, Universitas Tadulako.
Full text not available from this repository.Abstract
Rizosfer merupakan zona tanah di sekitar perakaran tanaman yang
kaya akan eksudat akar sehingga menjadi habitat ideal bagi berbagai
mikroorganisme, khususnya bakteri. Bakteri yang hidup di daerah rizosfer
sering dikenal sebagai plant growth-promoting rhizobacteria (PGPR) karena
memiliki kemampuan mendukung pertumbuhan tanaman melalui
peningkatan ketersediaan hara, produksi zat pengatur tumbuh, maupun
perlindungan terhadap serangan patogen. Oleh karena itu, keberadaan dan
keragaman bakteri rizosfer sangat penting untuk mendukung sistem
pertanian berkelanjutan, termasuk pada tanaman padi sebagai komoditas
pangan utama. Penelitian ini bertujuan untuk mengisolasi dan
mengkarakterisasi bakteri dari tanah rizosfer padi sawah intensif di Desa
Tindaki serta mengetahui hubungan populasi bakteri dengan kondisi tanah.
Metode yang digunakan adalah deskriptif eksploratif dengan pengambilan
sampel tanah secara purposive sampling dari empat lokasi sawah. Isolasi
dilakukan melalui pengenceran bertingkat dan penanaman pada media
nutrient agar. Jumlah koloni dihitung berdasarkan nilai colony forming unit
(cfu/ml), sedangkan karakterisasi dilakukan melalui pengamatan morfologi
koloni meliputi bentuk, warna, elevasi, dan ukuran. Selain itu, dilakukan pula
analisis pH tanah menggunakan pH meter dan kandungan C-organik dengan
metode Walkley and Black. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah
koloni bakteri bervariasi antar lokasi, dengan populasi tertinggi ditemukan
pada sampel TS1 sebanyak 100 koloni (1,1 × 10? cfu/ml), sedangkan
populasi terendah pada sampel TS4 sebanyak 50 koloni (5 × 10? cfu/ml).
Karakteristik morfologi koloni bakteri menunjukkan keragaman yang cukup
tinggi, dengan bentuk bulat, tidak beraturan hingga bergerigi, warna putih
susu, krem, kuning, hingga kuning kemerahan, serta ukuran koloni yang
bervariasi dari kecil hingga besar. Variasi ini menunjukkan bahwa tanah
rizosfer padi di Desa Tindaki dihuni oleh bakteri dengan potensi fisiologis
yang berbeda-beda. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa
bakteri rizosfer padi di Desa Tindaki memiliki populasi yang cukup melimpah
dan keragaman morfologi yang tinggi. Populasi bakteri yang tinggi terutama
pada sampel TS1 mengindikasikan kondisi lingkungan yang lebih
mendukung pertumbuhan bakteri. Keragaman bakteri ini berpotensi besar
sebagai sumber isolat PGPR yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan
kesuburan tanah dan pertumbuhan tanaman padi, sekaligus menjadi dasar
penelitian lebih lanjut mengenai identifikasi spesies bakteri serta potensi
aplikasinya dalam bidang pertanian berkelanjutan
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Subjects: | Tadulako University - Divisions > Fakultas Pertanian > Agroteknologi S Agriculture > Agroteknologi |
| Divisions: | Fakultas Pertanian > Agroteknologi Library of Congress Subject Areas > S Agriculture > Agroteknologi |
| Date Deposited: | 10 Sep 2026 03:30 |
| Last Modified: | 10 Sep 2026 03:30 |
| URI: | https://repository.untad.ac.id/id/eprint/158214 |
| Baca Full Text: | Baca Sekarang |

