SHINDY AULIA (2026) PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN CABAI RAWIT (Capsicum Frutescens L.) PADA KONSENTRASI PUPUK CALCIUM ACTIVE BERBEDA. Sarjana thesis, Universitas Tadulako.
Full text not available from this repository.Abstract
Shindy Aulia (E28122226). Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Cabai Rawit
(Capsicum frutescens L.) pada Konsentrasi Pupuk Calcium Active Berbeda
(Dibimbing oleh Zainuddin Basri dan Syamsiar, 2026).
Pemberian pupuk merupakan salah satu upaya yang ditempuh untuk
mendapatkan pertumbuhan dan hasil yang baik. Hara dari pupuk yang
diketahui memberikan kontribusi dalam pertumbuhan dan hasil tanaman,
termasuk tanaman cabai diantaranya kalsium, seperti yang bersumber dari
pupuk calcium active. Adapun efektifitas pemberian pupuk pada tanaman
turut ditentukan konsentrasi yang digunakan. Penelitian ini dilakukan dengan
tujuan untuk mengkaji pengaruh berbagai konsentrasi pupuk calcium active
terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman cabai rawit. Penelitian ini dilakukan
di lahan masyarakat Kelurahan Tondo, Kecamatan Mantikulore, Palu, Sulawesi
Tengah dari bulan Desember 2025 hingga April 2026. Penelitian ini disusun
dalam Rancangan Acak Kelompok dengan perlakuan yang dicobakan yaitu
konsentrasi pupuk calcium active yang terdiri atas tanpa pupuk (kontrol), 2,5
g/l, 5 g/l, 7,5 g/l, dan 10 g/l air. Masing-masing perlakuan diulang sebanyak
empat kali sehingga terdapat 20 unit percobaan dan setiap unit percobaan
ditanami satu bibit tanaman cabai. Adapun variabel yang diamati yaitu tinggi,
jumlah cabang, umur berbunga, jumlah buah per tanaman, panjang dan
diameter buah, berat segar serta total berat segar buah tiga kali panen. Data
yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis keragaman guna mengetahui
pengaruh dari perlakuan yang dicobakan. Hasil analisis keragaman yang
menunjukkan pengaruh nyata atau sangat nyata dianalisis lanjut dengan
menggunakan uji Beda Nyata Jujur taraf 5% untuk mengetahui perbedaan nilai
rata-rata antar perlakuan yang dicobakan. Hasil penelitian menunjukkan
bahwa pemberian calcium active umumnya tidak berbeda dengan tanpa
pemberian calcium active (kontrol). Tanaman cabai yang tumbuh pada
perlakuan tanpa pemberian calcium active memiliki tinggi saat 1 MST hingga
7 MST, jumlah cabang, umur berbunga, jumlah buah per tanaman, panjang dan
diameter buah, berat segar serta total berat segar buah tiga kali panen
berturut-turut 9,50 cm – 46,00 cm, 1,54 cabang, 52,25 hari, 12,50 buah - 25,25
buah, 3,12 cm – 3,48 cm dan 6,91 mm – 7,43 mm, 11,48 g – 23,55 g per tanaman
serta 56,90 g per tanaman.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Subjects: | Tadulako University - Divisions > Fakultas Pertanian > Agroteknologi S Agriculture > Agroteknologi |
| Divisions: | Fakultas Pertanian > Agroteknologi Library of Congress Subject Areas > S Agriculture > Agroteknologi |
| Date Deposited: | 10 Sep 2026 06:25 |
| Last Modified: | 10 Sep 2026 06:25 |
| URI: | https://repository.untad.ac.id/id/eprint/158225 |
| Baca Full Text: | Baca Sekarang |

