ANALISIS PENDAPATAN USAHATANI KARET DI DESA PETUMBEA KECAMATAN LEMBO RAYA KABUPATEN MOROWALI UTARA

GLEEN GINTOE (2026) ANALISIS PENDAPATAN USAHATANI KARET DI DESA PETUMBEA KECAMATAN LEMBO RAYA KABUPATEN MOROWALI UTARA. Sarjana thesis, Universitas Tadulako.

Full text not available from this repository.

Abstract

Karet merupakan salah satu jenis tanaman perkebunan yang bernilai
ekonomis tinggi. Karet yang merupakan tanaman tropis menjadi lebih mudah
untuk berkembang didaerah-daerah Indonesia, salah satunya di Desa
Petumbea Kecamatan Lembo Raya Kabupaten Morowali Utara dimana para
petani umumnya berusahatani karet, usahatani tersebut menjadi salah satu
sumber penghasilan yang berpengaruh terhadap ekonomi para petani,
pengaruh ini pastinya membawa dampak bagi pendapatan para petani,
namun yang menjadi permasalahannya ialah pengaruh perbedaan harga jual,
mahalnya biaya input, serta kondisi cuaca yang tidak menentu, seringkali
mempengaruhi penndapatan para petani maka dari pada itu perlunya
mengukur besarnya pendapatan usahatani karet terhadap pendapatan para
petani. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui total biaya, besar
pendapatan petani dan kelayakan finansial dari usahatani karet.
Penelitian ini dilaksanakan di Desa Petumbea Kecamatan Lembo Raya
Kabupaten Morowali Utara lokasi ini dipilih secara sengaja (purposive)
dengan pertimbangan bahwa Desa Petumbea memiliki angka produktivitas
terbesar di Kecamatan Lembo Raya. Penelitian ini dilakukan pada bulan Juli
2024 hingga Agustus 2024. Penentuan Responden dilakukan dengan metode
sampel acak sederhana (simple random sampling). Responden dalam
penelitian berjumlah 33 petani yang ditentunkan berdasarkan rumus Slovin
dari jumlah populasi sebanyak 135 petani karet. Perolehan data dalam
penelitian ini berdasarkan data primer dan data sekunder. Analisis data yang
digunakan dalam penelitian adalah analisis total biaya, pendapatan, dan
tingkat kelayakan finansial.
Berdasarkan hasil penelitian rata-rata penerimaan responden petani
karet pada luas lahan 1,59 ha di Desa Petumbea sebesar Rp.
52.332.000/tahun, dengan jumlah rata-rata produksi yang dihasilkan sebesar
5.814,67 kg/tahun, dengan harga jual yang berlaku Rp. 9.000 /kg, dan ratarata total biaya yang digunakan petani adalah sebesar Rp. 26.485.815/tahun
sehingga dari hasil analisis pendapatan usahatani karet, menunjukan bahwa
pendapatan usahatani karet di lokasi penelitian adalah sebesar Rp.
25.846.185/tahun, sedangkan tingkat kelayakan finansial nilai R/C ratio
usahatani karet adalah 1,97.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Subjects: Tadulako University - Divisions > Fakultas Pertanian > Agribisnis
S Agriculture > Agribisnis
Divisions: Fakultas Pertanian > Agribisnis
Library of Congress Subject Areas > S Agriculture > Agribisnis
Date Deposited: 10 Sep 2026 06:28
Last Modified: 10 Sep 2026 06:28
URI: https://repository.untad.ac.id/id/eprint/158226
Baca Full Text: Baca Sekarang

Actions (login required)

View Item
View Item