ABD RAHMAN (2026) JENIS-JENIS JAMUR MAKROSKOPIS DI KAWASAN HUTAN MASYARAKAT DESA BOBALO KECAMATAN PALASA KABUPATEN PARIGI MOUTONG. Sarjana thesis, Universitas Tadulako.
Full text not available from this repository.Abstract
RINGKASAN
ABD RAHMAN – L 131 19 478. Jenis-Jenis Jamur Makroskopis Di Kawasan
Hutan Kemasyarakatan Desa Bobalo Kecamatan Palasa Kabupaten Parigi
Moutong Di Bimbing oleh Yusran dan Rahmawati.
Jamur adalah organisme yang memiliki dinding sel dan biasanya tidak
bergerak. Karakteristik ini mirip dengan tanaman. Namun, jamur pada dasarnya
dapat dibedakan dari tumbuhan karena tidak memiliki klorofil. Jamur memiliki
hampir 50.000 spesies dengan karakteristik yang berbeda dalam yaitu struktur,
fisiologi, dan reproduksi. Jamur berperan sebagai dekomposer, sehingga
mempengaruhi siklus unsur hara di dalam hutan. Tujuan dari penelitian ini untuk
mengetahui Jenis-jenis jamur makroskopis di kawasan hutan kemasyarakatan Desa
Bobalo, Kecamatan Palasa, Kabupaten Parigi Mautong, Sulawesi Tengah.
Penelitian ini dilaksanakan selama 3 bulan dimulai dari bulan Februari sampai
Mei 2024. Pengambilan sampel jamur makroskopis berlokasi di Desa Bobalo
Kecamatan Palasa Kabupaten Parigi Moutong Sulawesi Tengah. Metode yang di
lakukan dalam penelitian ini menggunakan metode jelajah. Karena di anggap lebih
efektif untuk mengobservasi, mengumpulkan sampel yang sebenarnya tidak rata
dalam kawasan hutan yang luas. Adapun teknik penentuan titik pengambalian
sampel menggunakaan teknik sampling purposive, yang berdasarkan banyaknya
ditemukan jenis-jenis jamur makroskopis di lapangan. Penelitian deskriptif
kualitatif dilakukan dengan cara mengamati objek, mencatat berdasarkan ciri-ciri
dan morfologi pada objek kajian berdasarkan beberapa buku referensi jamur dan
artikel-artikel jurnal ilmiah.
Hasil penelitian menunjukan bahwa hutan kemasyarakatan di Desa Bobalo,
Kecamatan Palasa, Kabupaten Parigi Mautong, Sulawesi Tengah ditemukan
sebanyak 27 jenis jamur makroskopis, yang tergolong dalam Divisi Basidiomycota
berjumlah 23 jenis dan terbagi menjadi 3 ordo Agaricales, Polyporales
Auriculariales, Divisi Ascomycota 4 jenis yang memiliki 1 jenis Ordo yaitu
Pezizales. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan, jenis jamur yang paling
banyak ditemukan dari ke-4 Ordo Agaricales, Polyporales, Auriculariales,
Pezizales adalah ordo Agaricales sebanyak 16 jenis dari devisi Basidiomycota.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Subjects: | Tadulako University - Divisions > Fakultas Kehutanan > Kehutanan S Agriculture > Kehutanan |
| Divisions: | Fakultas Kehutanan > Kehutanan Library of Congress Subject Areas > S Agriculture > Kehutanan |
| Date Deposited: | 14 Sep 2026 03:57 |
| Last Modified: | 14 Sep 2026 03:57 |
| URI: | https://repository.untad.ac.id/id/eprint/158256 |
| Baca Full Text: | Baca Sekarang |

