STIFO ALEKSANDER SANDI SUTARDJO (2026) Analisis Rantai Pasok Komoditi Beras Di Desa Torue Kecamatan Torue Kabupaten Parigi Moutong. Sarjana thesis, Universitas Tadulako.
Full text not available from this repository.Abstract
Stifo Aleksander Sandi Sutardjo (E 321 21 265) Analisis Rantai Pasok
Komoditi Beras Di Desa Torue Kecamatan Torue Kabupaten Parigi
Moutong (dibimbing oleh Yulianti Kalaba dan Wira Hatmi)
Negara Indonesia adalah negara agraris. Indonesia kaya akan ragam jenis
tanaman, baik itu pertanian dan perkebunan, karena struktur tanah yang
subur membuat Indonesia menjadi negara yang mempunyai berbagai macam
hasil pertanian. Sumber daya pertanian di indonesia merupakan salah satu
keunggulan yang secara sadar telah dijadikan salah satu pilar pembangunan
dalam bentuk agroindustri, baik pada orde baru, reformasi dan saat ini.
Pertanian akan mampu menjadi penyelamat bila dilihat sebagai sebuah sistem
yang terkait dengan industri dan jasa. Jika pertanian hanya berhenti sebagai
aktivitas budidaya (on farm agribusiness) nilai tambahnya kecil. Nilai tambah
pertanian dapat ditingkatkan melalui kegiatan hilir (off farm agribusiness),
berupa agroindustri dan jasa berbasis pertanian.
Penelitian ini telah dilaksanakan di Desa Torue Kecamatan Torue Kabupaten
Parigi Moutong. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui aliran
rantai pasok beras di Desa Torue Kecamatan Torue Kabupaten Parigi
Moutong. Lokasi penelitian ditentukan secara sengaja (purposive) dengan
pertimbangan bahwa Desa Torue merupakan tempat produksi padi sawah
terkecil di Kecamatan Torue, juga terdapat pengilingan gabah dan pedagang
beras. Berdasarkan pertimbangan tersebut, maka diasumsikan informasi yang
dibutuhkan dalam penelitian ini tersedia. Penelitian ini telah dilakukan pada
BulanFebruari 2025 hingga Agustus 2025.
Berdasarkan analisis rantai pasok, Ada tiga aliran yang harus dikelola oleh
rantai pasok beras di Desa Torue. Pertama adalah aliran produk yang mengalir
dari hulu (upstream) ke hilir (downstream), kedua adalah aliran
finansial/keuangan dari hilir ke hulu dan yang ketiga adalah aliran informasi
yang dapat mengalir dari hulu ke hilir atau sebaliknya. Sistem rantai pasok,
bahan baku berasal dari Supplier atau pemasok yaitu petani di Desa Torue,
kemudian bahan baku dialirkan ke Manufacturer atau penggilingan padi untuk
diolah menjadi beras dan dialirkan kepada distributor atau pedagang
pengumpul. Distributor selanjutnya menyalurkan produknya kepada Retailer
Outlets atau pedagang besar yang berada di Kecamatan Tolai. Selanjutnya
Retailel Outlets menyalurkan produk kepada Retailer atau pedagang pengecer
yang berada di Desa Torue dan di pasar. Selanjutnya Retailer menyalurkan
produk kepada Customer atau konsumen akhir yang berada di Desa Torue atau
pasar disekitar Kecamatan Torue.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Subjects: | Tadulako University - Divisions > Fakultas Pertanian > Agribisnis S Agriculture > Agribisnis |
| Divisions: | Fakultas Pertanian > Agribisnis Library of Congress Subject Areas > S Agriculture > Agribisnis |
| Date Deposited: | 15 Sep 2026 03:52 |
| Last Modified: | 15 Sep 2026 03:52 |
| URI: | https://repository.untad.ac.id/id/eprint/158293 |
| Baca Full Text: | Baca Sekarang |

