SERAPAN KALIUM DAN HASIL TANAMAN JAGUNG MANIS (Zea Mays Saccaratha L.) AKIBAT PEMBERIAN PUPUK KALIUM DAN PUPUK KANDANG KAMBING

RAHMAT (2026) SERAPAN KALIUM DAN HASIL TANAMAN JAGUNG MANIS (Zea Mays Saccaratha L.) AKIBAT PEMBERIAN PUPUK KALIUM DAN PUPUK KANDANG KAMBING. Sarjana thesis, Universitas Tadulako.

Full text not available from this repository.

Abstract

Tanah adalah media untuk pertumbuhan tanaman dan memasok unsur hara
untuk tanaman. Kalium (K) merupakan unsur hara makro yang sangat
penting bagi pertumbuhan dan perkembangan tanaman, termasuk jagung.
Dalam tanaman jagung, kalium mendukung proses pembentukan biji.
Namun, dalam aplikasi pupuk kalium, penggunaan pupuk kandang sebagai
pemupukan organik juga perlu diperhatikan karena dapat memberikan
manfaat tambahan seperti mendukung perbaikan struktur dan kimia tanah.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Serapan Kalium dan Hasil
Tanaman Jagung Manis (Zea Mays Saccaratha L.) Akibat Pemberian Pupuk
Kalium Dan Pupuk Kandang Kambing. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui Serapan Kalium dan Hasil Tanaman Jagung Manis (Zea Mays
Saccaratha L.) Akibat Pemberian Pupuk Kalium Dan Pupuk kandang
Kambing. Penelitian ini bermanfaat dalam menambah ilmu pengetahuan
sebagai bahan sumber informasi mengenai Serapan Kalium dan Hasil
Tanaman Jagung Manis (Zea Mays Saccaratha L.) Akibat Pemberian Pupuk
Kalium Dan Pupuk Kandang Kambing. Penelitian ini dilaksanakan dari bulan
april sampai juli 2025 dilaksanakan di lahan pertanian Transmigrasi Desa
Oloboju, Kecamatan Sigi biromaru, Kabupaten Sigi, Provinsi Sulawesi Tengah.
Alat yang digunakan dalam penelitian ini yaitu traktor, cangkul, parang,
kamera, meteran, timbangan, tali, ember dan alat tulis. Bahan yang
digunakan meliputi pupuk organik dari kotoran kambing, air, pupuk kalium
dan benih jagung manis varietas Hibrida F1 (Exotic). Penelitian ini disusun
menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan pola sederhana
yaitu pupuk kalium (KL) dengan 7berbagai dosis (5 taraf) disertai pupuk
kandang kambing yaitu K0 : Kontrol, K1 : pupuk kandang kambing 5 ton/ha +
KCl 100 kg/ha, K2 : pupuk kandang kambing 10 ton/ha + KCl 125 kg/ha, K3 :
pupuk kandang kambing 15 ton/ha + KCl 150 kg/ha dan K4 : pupuk kandang
kambing 20 ton/ha + KCl 175 kg/ha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
Perlakuan dengan dosis pupuk kandang kambing 20 ton/ha + KCl 175 kg/ha
sangat berpengaruh terhadap Ph Tanah, K-Tersedia Tanah dan K-Jaringan
Tanaman. Kemuadian perlakuan dengan dosis pupuk kandang kambing 10
ton/ha + KCl 125 kg/ha menyebabkan nilai serapan K tanaman jagung manis
menurun. Selain itu, peningkatan dosis KCl hingga taraf K4 (pupuk kandang
kambing 20 ton/ha+ KCl 175 kg/ha mampu meningkatkan hasil produksi
tanaman jagung manis secara optimal. Peningkatan ini berkaitan dengan
ketersediaan unsur Kalium yang berperan dalam proses pengisian biji dan
pembentukan kualitas hasil tanaman.
Kata Kunci : Jagung manis, Serapan, pH, K-Tersedia, K-Jaringan, dan Hasil
Tanaman Jagung Manis.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Subjects: Tadulako University - Divisions > Kampus 2 Morowali > Agroteknologi
Divisions: Kampus 2 Morowali > Agroteknologi
Date Deposited: 17 Sep 2026 05:32
Last Modified: 17 Sep 2026 05:32
URI: https://repository.untad.ac.id/id/eprint/158358
Baca Full Text: Baca Sekarang

Actions (login required)

View Item
View Item