HUBUNGAN KONDISI FISIK RUMAH DAN STATUS GIZI TERHADAP KEJADIAN ISPA PADA BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS ANUNTODEA TIPO

MOH ANDIKA SAPUTRA (2026) HUBUNGAN KONDISI FISIK RUMAH DAN STATUS GIZI TERHADAP KEJADIAN ISPA PADA BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS ANUNTODEA TIPO. Sarjana thesis, Universitas Tadulako.

Full text not available from this repository.

Abstract

ABSTRAK
MOH. ANDIKA SAPUTRA RABIASA. Hubungan Kondisi Fisik Rumah dan
Status Gizi Terhadap Kejadian ISPA Pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas
Anuntodea Tipo (di bawah bimbingan Muh Jusman Rau dan Dilla Srikandi
Syahadat)
Departemen Epidemiologi
Program Studi Kesehatan Masyarakat
Fakultas Kesehatan Masyarakat
Universitas Tadulako
Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) pada balita merupakan masalah
kesehatan utama yang mempengaruhi tumbuh kembang dan kualitas hidup anak.
Dalam periode Januari–Desember 2023, terdapat sekitar 1,8 juta kasus ISPA di
Indonesia, dengan 55% terjadi pada usia produktif. Di wilayah Puskesmas Tipo,
prevalensi ISPA pada balita meningkat dari 51% (558 kasus) pada 2022 menjadi
57% (619 kasus) pada 2023, dan kembali naik menjadi 637 kasus pada 2024.
Kondisi lingkungan fisik rumah seperti ventilasi, jenis lantai, dan kepadatan
hunian serta status gizi dapat menjadi faktor pemicu ISPA. Penelitian ini
bertujuan mengetahui hubungan kondisi fisik rumah dan status gizi terhadap
kejadian ISPA pada balita di wilayah kerja Puskesmas Anuntodea Tipo. Penelitian
kuantitatif ini menggunakan desain cross sectional dengan jumlah populasi 1.143
dan sampel berjumlah 100 balita yang dipilih menggunakan teknik accidental
sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner, observasi, dan pengukuran
antropometri. Analisis data menggunakan uji Chi-square. Hasil penelitian
menunjukkan terdapat hubungan signifikan antara luas ventilasi (p = 0,023) dan
kepadatan hunian kamar (p = 0,044) dengan kejadian ISPA. Sebaliknya, tidak
terdapat hubungan signifikan pada variabel jenis lantai (p = 0,069) dan status gizi
(p = 0,373) dengan kejadian ISPA. Hasil ini menyimpulkan bahwa luas ventilasi
dan kepadatan hunian kamar berhubungan langsung dengan kejadian ISPA pada
balita. Disarankan bagi puskesmas meningkatkan edukasi rumah sehat, sirkulasi
udara, serta penataan kepadatan hunian masyarakat.
Kata Kunci: Jenis Lantai, Kepadatan Hunian, Luas Ventilasi, Status Gizi

Item Type: Thesis (Sarjana)
Subjects: Tadulako University - Divisions > Fakultas Kesehatan Masyarakat > Kesehatan Masyarakat
R Medicine > Kesehatan Masyarakat
Divisions: Fakultas Kesehatan Masyarakat > Kesehatan Masyarakat
Library of Congress Subject Areas > R Medicine > Kesehatan Masyarakat
Date Deposited: 28 Sep 2026 02:07
Last Modified: 28 Sep 2026 02:07
URI: https://repository.untad.ac.id/id/eprint/158471
Baca Full Text: Baca Sekarang

Actions (login required)

View Item
View Item