PUTRI RISKI ANANDA (2026) Analisis Kesiapsiagaan Masyarakat Dalam Menghadapi Permasalahan Kesehatan Pasca Bencana Banjir Rob Di Desa Lende Kecamatan Sirenja Kabupaten Donggala 2026. Sarjana thesis, Universitas Tadulako.
Full text not available from this repository.Abstract
PUTRI RISKI ANANDA. Analisis Kesiapsiagaan Masyarakat dalam
Menghadapi Permasalahan Kesehatan Pasca Bencana Banjir Rob di Desa Lende
Kecamatan Sirenja Kabupaten Donggala Tahun 2026 (Di bimbing oleh Bapak
Muh. Jusman Rau)
Peminatan Epidemiologi
Program Studi Kesehatan Masyarakat
Fakultas Kesehatan Masyarakat
Universitas Tadulako
Banjir rob merupakan bencana yang terjadi akibat pasangnya air laut hingga
menggenangi daratan di wilayah pesisir. Desa Lende, Kecamatan Sirenja,
Kabupaten Donggala merupakan salah satu wilayah pesisir yang sering mengalami
banjir rob, sehingga berdampak pada aktivitas masyarakat, kerusakan lingkungan,
serta meningkatnya risiko berbagai permasalahan kesehatan pascabencana, seperti
penyakit yang berkaitan dengan sanitasi dan kualitas air bersih. Kondisi tersebut
menunjukkan bahwa kesiapsiagaan masyarakat sangat diperlukan untuk
mengurangi risiko dan dampak kesehatan yang ditimbulkan akibat banjir rob.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kesiapsiagaan masyarakat
dalam menghadapi permasalahan kesehatan pasca banjir rob di Desa Lende,
Kecamatan Sirenja, Kabupaten Donggala. Jenis penelitian ini adalah penelitian
kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Sampel penelitian berjumlah 83
responden yang dipilih menggunakan teknik Accidental Stratified Random
Samplng. Analisis data dilakukan secara univariat. Variabel yang diteliti meliputi
tindakan tanggap darurat, sistem peringatan dini, dan mobilisasi sumber daya. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa tindakan tanggap darurat berada pada kategori
memenuhi syarat sebesar 60,71%, sistem peringatan dini berada pada kategori tidak
memenuhi syarat sebesar 51,19%, sedangkan mobilisasi sumber daya berada pada
kategori memenuhi syarat sebesar 83,52%. Penelitian ini menyimpulkan bahwa
kesiapsiagaan masyarakat pada aspek tindakan tanggap darurat dan mobilisasi
sumber daya telah memenuhi syarat, sedangkan aspek sistem peringatan dini masih
belum memenuhi syarat. Oleh karena itu, pemerintah desa, Puskesmas, BPBD, dan
BMKG diharapkan dapat meningkatkan edukasi, sosialisasi, simulasi kebencanaan,
serta memperkuat sistem peringatan dini secara berkelanjutan agar kesiapsiagaan
masyarakat dalam menghadapi permasalahan kesehatan pasca banjir rob semakin
optimal.
Kata Kunci : Kesiapsiagaan, Banjir Rob, Tanggap Darurat.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Subjects: | Tadulako University - Divisions > Fakultas Kesehatan Masyarakat > Kesehatan Masyarakat R Medicine > Kesehatan Masyarakat |
| Divisions: | Fakultas Kesehatan Masyarakat > Kesehatan Masyarakat Library of Congress Subject Areas > R Medicine > Kesehatan Masyarakat |
| Date Deposited: | 28 Sep 2026 05:19 |
| Last Modified: | 28 Sep 2026 05:19 |
| URI: | https://repository.untad.ac.id/id/eprint/158481 |
| Baca Full Text: | Baca Sekarang |

