AFRIL KADOI (2026) PERILAKU PENCEGAHAN SCHISTOSOMIASIS DI LEMBAH NAPU, DESA ALITUPU KECAMATAN LORE UTARA KABUPATEN POSO. Sarjana thesis, Universitas Tadulako.
Full text not available from this repository.Abstract
Schistosomiasis merupakan penyakit menular melalui perantara keong yang
menjadi masalah kesehatan masyarakat di wilayah endemik, salah satunya berada
di Desa Alitupu Kecamatan Lore Utara. Penyakit ini merupakan salah satu penyakit
yang disebabkan cacing Schistosoma japonicum yang ditularkan lewat perantaraan
keong Oncomelania hupensis lindoensis. Adapun masalah yang diangkat dalam
penelitian ini, yaitu 1) Bagaimana pandangan orang Napu terhadap dunia yang
berisiko terpapar Schistosomiasis (2) Bagaimana perilaku masyarakat dalam
pencegahan Schistosomiasis di Desa Alitupu.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pandangan orang Napu terhadap
dunia yang berisiko terpapar Schistosomiasis serta perilaku masyarakat khususnya
“suku pekurehua” dalam pencegahan Schistosomiasis. Penelitian ini menggunakan
pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode wawancara, observasi, dan
dokumentasi. Informan dalam penelitian ini terdiri dari enam(6) orang informan,
yaitu pemerintah desa, petugas laboratorium Schistosomiasis, kader, masyarakat
yang pernah terkena Schistosomiasis dan masyarakat yang sudah sembuh dari
Schistosomiasis yang dipilih berdasarkan teknik purposive. Kerangkan konseptual
yang digunakan mengacu pada teori antropologi kesehatan oleh Foster Anderson
dan Koentjaraningrat.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pandangan orang Napu terhadap
Schistosomiasis menunjukkan tingkat pemahaman yang baik, hasil analisis data
berlangsung melalui beberapa tahapan, yaitu diawali dengan identifikasi masalah
seperti pengetahuan orang Napu (suku pekurehua) terkait schistosomiasis,
penyebab schistosomiasis, cara schistosomiasis menginfeksi manusia, dan
bagaimana mitos yang berkembang di masyarakat terkait schistosomiasis.
Masyarakat berperan aktif sebagai wadah untuk mendukung upaya pencegahan dan
pengendalian schistosomiasis. Perilaku masyarakat dalam pencegahan
Schistosomiasis menunjukkan bahwa langkah-langkah pencegahan yang dilakukan
tergolong baik, dalam kehidupan sehari-hari seperti penggunaan APD, menghindari
daerah yang menjadi habitat keong, pengumpulan pot tinja serta mengikuti
pengobatan massal. Pencegahan yang dilakukan memberikan dampak positif
terhadap penurunan resiko penularan Schistosomiasis. Kesimpulan penelitian ini
menunjukan bahwa baik masyarakat, pemerintah, maupun petugas kesehatan
memiliki peran penting dalam menggerakan upaya pencegahan Schistosomiasis.
Melalui kerja sama ini, Desa Alitupu diharapkan mampu menekan resiko penularan
Schistosomiasis serta mewujudkan masyarakat yang lebih sehat.
Kata Kunci: Pandangan, Perilaku, Pencegahan, Schistosomias
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Subjects: | Tadulako University - Divisions > Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Antropologi H Ilmu Sosial > Antropologi |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Antropologi Library of Congress Subject Areas > H Ilmu Sosial > Antropologi |
| Date Deposited: | 28 Sep 2026 07:24 |
| Last Modified: | 28 Sep 2026 07:24 |
| URI: | https://repository.untad.ac.id/id/eprint/158488 |
| Baca Full Text: | Baca Sekarang |

