Kestabilan Lereng Berdasarkan Variasi Kemiringan Menggunakan Metode Kesetimbangan Batas Pada Ruas Jalan Tawaeli – Toboli KM 30±473

ASISKA SARI (2026) Kestabilan Lereng Berdasarkan Variasi Kemiringan Menggunakan Metode Kesetimbangan Batas Pada Ruas Jalan Tawaeli – Toboli KM 30±473. Sarjana thesis, Universitas Tadulako.

Full text not available from this repository.

Abstract

Ruas Jalan Tawaeli–Toboli KM 30±473 merupakan lokasi rawan longsor dengan kondisi lereng curam yang dipengaruhi oleh faktor hujan dan gempa. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi karakteristik tanah, menganalisis pengaruh variasi geometri lereng terhadap nilai faktor keamanan, serta menentukan model geometri dengan tingkat kestabilan terbaik. Data penelitian meliputi geometri lereng, sampel tanah, data geolistrik, curah hujan, dan percepatan gempa. Karakteristik tanah diperoleh melalui pengujian laboratorium dan diklasifikasikan menggunakan sistem USCS, sedangkan data geolistrik diinterpretasikan menggunakan Res2Dinv. Analisis kestabilan dilakukan menggunakan metode Bishop dengan bantuan GeoStudio SLOPE/W dan SEEP/W pada kondisi normal, hujan minimum, hujan maksimum, hujan antecedent, gempa, serta kombinasi hujan dan gempa. Variasi geometri yang dianalisis meliputi lereng eksisting 37°, pelandaian 30°, terasering 2 tingkat, terasering 3 tingkat,
terasering 4 tingkat sudut 35°, dan terasering 4 tingkat sudut 30°. Hasil pengujian menunjukkan bahwa tanah pada lokasi penelitian tergolong pasir berlanau (SM) dengan kadar air 18,142–19,425%, kohesi 6,701–9,480 kPa, dan sudut geser dalam 24,107°–26,276°. Hasil analisis menunjukkan bahwa perubahan geometri meningkatkan nilai faktor keamanan. Model terasering 4 tingkat sudut 30° menghasilkan nilai faktor keamanan tertinggi, yaitu 1,610 pada kondisi normal, 1,602 pada hujan
minimum, 1,600 pada hujan maksimum, 1,581 pada hujan antecedent, 1,003 pada kondisi gempa, dan
0,923 pada kombinasi hujan dan gempa. Model tersebut merupakan konfigurasi geometri paling stabil
dibandingkan variasi lainnya, namun masih memerlukan upaya tambahan karena kondisi kombinasi
hujan dan gempa belum memenuhi kriteria kestabilan.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Subjects: Tadulako University - Divisions > Fakultas Teknik > Teknik Sipil
T Technology > Teknik Sipil
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Sipil
Library of Congress Subject Areas > T Technology > Teknik Sipil
Date Deposited: 30 Sep 2026 03:04
Last Modified: 30 Sep 2026 03:04
URI: https://repository.untad.ac.id/id/eprint/158501
Baca Full Text: Baca Sekarang

Actions (login required)

View Item
View Item