IVA NISWATIN MUFTIKAH (2026) UJI DAYA HAMBAT EKSTRAK RIMPANG LENGKUAS TERHADAP PERTUMBUHAN Colletotrichum Gloeosporioides PENYEBAB PENYAKIT ANTRAKNOSA PADA BUAH PEPAYA (Carica Papaya L.) SECARA IN VITRO. Magister thesis, Universitas Tadulako.
Full text not available from this repository.Abstract
Pepaya (Carica papaya L.) merupakan salah satu komoditas
hortikultura yang memiliki nilai ekonomi tinggi dan banyak dibudidayakan
di Indonesia. Namun, produktivitas dan kualitas buah pepaya sering
mengalami penurunan akibat serangan penyakit antraknosa yang
disebabkan oleh C. gloeosporioides. Penelitian ini bertujuan untuk
menentukan konsentrasi yang paling efektif dalam menghambat
pertumbuhan cendawan C. gloeosporioides penyebab penyakit antraknosa
pada buah pepaya (Carica papaya L.) secara in vitro. Penelitian dilaksanakan
pada Januari–April 2026 menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL)
dengan enam perlakuan, yaitu kontrol (P0) dan ekstrak rimpang lengkuas
konsentrasi 5% (P1), 10% (P2), 15% (P3), 20% (P4), dan 25% (P5), masingmasing 4 ulangan. Parameter yang diamati meliputi diameter koloni, laju
pertumbuhan, dan persentase daya hambat cendawan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak rimpang lengkuas berpengaruh nyata dalam
menghambat pertumbuhan C. gloeosporioides. Peningkatan konsentrasi
ekstrak cenderung meningkatkan daya hambat, dengan kategori kurang
efektif pada P1 dan P2, cukup efektif pada P3, serta efektif pada P4 dan P5.
Dengan demikian, ekstrak rimpang lengkuas berpotensi dikembangkan
sebagai fungisida nabati untuk mengendalikan C. gloeosporioides secara in
vitro.
Kata Kunci: Antraknosa, C. gloeosporioides, Rimpang Lengkuas, Pepaya
| Item Type: | Thesis (Magister) |
|---|---|
| Subjects: | Tadulako University - Divisions > Kampus 2 Morowali > Agroteknologi |
| Divisions: | Kampus 2 Morowali > Agroteknologi |
| Date Deposited: | 30 Sep 2026 03:27 |
| Last Modified: | 30 Sep 2026 03:27 |
| URI: | https://repository.untad.ac.id/id/eprint/158507 |
| Baca Full Text: | Baca Sekarang |

