ANALISIS MANAJEMEN RISIKO BANJIR DI DESA TORUE BERBASIS ISO 31000 : 2018 UNTUK PENGAMBILAN KEPUTUSAN MITIGASI

YANUAR PUTRA CHANDRA NEGARA (2026) ANALISIS MANAJEMEN RISIKO BANJIR DI DESA TORUE BERBASIS ISO 31000 : 2018 UNTUK PENGAMBILAN KEPUTUSAN MITIGASI. Magister thesis, Universitas Tadulako.

Full text not available from this repository.

Abstract

Yanuar Putra Chandra Negara, Andi Asnudin, Setiyawan
Desa Torue, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, merupakan
wilayah yang berulang kali dilanda banjir sungai dan menjadi sorotan nasional
pasca banjir bandang pertengahan tahun 2022 yang menimbulkan kerusakan
infrastruktur, kerugian ekonomi, korban jiwa, serta trauma sosial. Tingginya risiko
ini dipicu oleh kombinasi bahaya hidrologis, kerentanan fisik dan sosial-ekonomi,
serta rendahnya kapasitas penanggulangan bencana, sementara upaya mitigasi
selama ini masih bersifat reaktif dan belum berbasis manajemen risiko yang
sistematis. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi dan menganalisis tingkat risiko
banjir, mengkaji faktor-faktor yang mempengaruhinya, serta merumuskan strategi
mitigasi partisipatif berbasis ISO 31000:2018. Pendekatan penelitian menggunakan
metode semi-kuantitatif dengan matriks Likelihood-Impact yang dikoreksi oleh
Capacity Index (CI), dengan data primer dari kuesioner 60 responden dan observasi
lapangan pada tiga titik. Hasil analisis menunjukkan bahwa dari 16 sumber risiko
yang diidentifikasi, 2 sumber risiko (12,5%) berada pada level Ekstrim, 12 sumber
risiko (75%) berada pada level Tinggi, dan 2 sumber risiko (12,5%) berada pada
level Sedang. Nilai CI sebesar 3,36 mengindikasikan kapasitas desa yang rendah
dan secara metodologis memperbesar nilai dampak seluruh sumber risiko melalui
faktor koreksi 1,12. Lima kluster faktor dominan yang teridentifikasi meliputi
bahaya hidrologis, paparan permukiman dan lahan, kerentanan fisik, kerentanan
sosial-ekonomi, dan keterbatasan kapasitas kelembagaan. Penelitian ini
merumuskan 16 strategi mitigasi berbasis ISO 31000:2018 yang diprioritaskan
dalam tiga horison waktu: jangka pendek, menengah, dan panjang. Kesimpulan
utama menegaskan bahwa penguatan kapasitas masyarakat merupakan intervensi
dengan nilai strategis tertinggi karena berdampak langsung pada penurunan CI dan
reduksi risiko secara menyeluruh.
Kata Kunci: Desa Torue, ISO 31000:2018, manajemen risiko banjir, mitigasi
bencana

Item Type: Thesis (Magister)
Subjects: Tadulako University - Divisions > Pascasarjana > Magister Teknik Sipil
Divisions: Pascasarjana > Magister Teknik Sipil
Date Deposited: 01 Oct 2026 06:10
Last Modified: 01 Oct 2026 06:10
URI: https://repository.untad.ac.id/id/eprint/158551
Baca Full Text: Baca Sekarang

Actions (login required)

View Item
View Item