MOH RAFLY (2026) PERTUMBUHAN DAN HASIL KACANG TANAH (Arachis Hypogaea L.) PADA SISTEM TUMPANGSARI DENGAN JAGUNG MANIS (Zea Maysacchrata Sturt). Sarjana thesis, Universitas Tadulako.
Full text not available from this repository.Abstract
RINGKASAN Moh Rafly (E 281 19 090) Pertumbuhan dan Hasil Kacang Tanah (Arachis hypogaea L.) pada Sistem Tumpangsari dengan Jagung Manis (Zea mays sacchrata Sturt) (Dibimbing oleh Idham dan Syamsiar, 2026). Tanaman Kacang tanah termasuk tanaman kacang-kacangan menduduki urutan kedua setelah kedelai, berpotensi untuk dikembangkan karena memiliki nilai ekonomi yang tinggi dan peluang pasar dalam negeri cukup besar. Produksi kacang tanah dapat ditingkatkan dengan memperhatikan beberapa sasaran yaitu luas tanam, luas panen, produksi, dan produktivitas. Peningkatan produksi kacang tanah dapat dicapai melalui sistem tanam tumpang sari dengan memperhatikan jarak tanamnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji respons pertumbuhan tanaman kacang tanah pada berbagai jarak tanam dengan system tanam tumpangsari jagung. Tempat dan waktu penenlitian ini dilakukan di Desa Oloboju, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah. Waktu penelitian dilaksanakan pada bulan Februari – Mei 2024. Penelitian ini dilakukan dalam bentuk percobaan dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 6 perlakuan dan 4 kali ulangan. J1 = Tumpangsari kacang tanah dan jagung dengan jarak tanam antara kacang tanah dengan jagung 45 cm x 30 cm. J2 = Tumpangsari kacang tanah dan jagung dengan jarak tanam antara kacang tanah dengan jagung 40 cm x 30 cm. J3 = Tumpangsari kacang tanah dan jagung dengan jarak tanam antara kacang tanah dengan jagung 35 cm x 30 cm. J4 = Tumpangsari kacang tanah dan jagung dengan jarak tanam antara kacang tanah dengan jagung 30 cm x 30 cm. J5 = Tumpangsari kacang tanah dan jagung dengan jarak tanam antara kacang tanah dengan jagung 25 cm x 30 cm. J6 = Tumpangsari kacang tanah dan jagung dengan jarak tanam antara kacang tanah dengan jagung 20 cm x 30 cm. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis ragam untuk mengetahui pengaruh dari perlakuan yang dicobakan. Bila perlakuan menunjukkan adanya pengaruh nyata atau sangat nyata, analisis dilanjutkan dengan menggunakan uji Beda Nyata Jujur taraf 5% guna mengetahui rata rata antara perlakuan yang dicobakan. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan maka dapat disimpulkan bahwa penggunaan jarak tanam yang tepat untuk tanaman kacang tanah pada sistem tumpangsari dengan jarak tanam 45 x 30 cm yang terlihat pada jumlah cabang umur 4 MST dan umur 5 MST, jumlah ginofor umur 5 MST, jumlah polong perumpun, jumlah polong berisi pertanaman, jumlah polong hampa pertanaman, jumlah biji perpolong, berat 100 biji, dan hasil produksi biji ton/ha.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Subjects: | Tadulako University - Divisions > Kampus 2 Morowali > Agroteknologi |
| Divisions: | Kampus 2 Morowali > Agroteknologi |
| Date Deposited: | 01 Oct 2026 06:19 |
| Last Modified: | 01 Oct 2026 06:19 |
| URI: | https://repository.untad.ac.id/id/eprint/158554 |
| Baca Full Text: | Baca Sekarang |

