TANGGUNG JAWAB ONLINE SHOP DALAM TRANSAKSI JUAL BELI DI KOTA PALU

FEBYANTI (2026) TANGGUNG JAWAB ONLINE SHOP DALAM TRANSAKSI JUAL BELI DI KOTA PALU. Sarjana thesis, Universitas Tadulako.

Full text not available from this repository.

Abstract

FEBYANTI, D 101 21 138, Tanggung Jawab Online Shop Dalam Transaksi
Jual Beli Di Kota Palu, Pembimbing I: Dr. Muhammad Ikbal, S.E.,M.H,
Pembimbing II: Mohammad Saleh, S.H.,M.H.
Perkembangan teknologi informasi digital telah membawa perubahan dalam pola
transaksi perdagangan, khususnya melalui pemanfaatan media sosial seperti
instagram, facebook, dan tiktok sebagai sarana jual beli online. Namun dalam
praktiknya sering menimbulkan permasalahan seperti ketidaksesuaian ukuran
barang, keterlambatan pengiriman serta pembayaran ganda yang merugikan
konsumen. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi bentuk tanggung jawab yang
harus dipenuhi oleh online shop terhadap konsumen dalam transaksi jual beli dan
memberikan rekomendasi perlindungan hukum bagi konsumen apabila terjadi
pelanggaran dalam transaksi jual beli. Penelitian ini menggunakan metode
penelitian hukum empiris yaitu mengkaji ketentuan hukum yang berlaku serta
implementasinya dalam masyarakat. Responden pada penelitian ini adalah owner,
karyawan, dan konsumen yang ditemui saat penelitian berlangsung. Hasil
penelitian didapatkan barang salah ukuran, ada kerusakan di barang, kerusakan
akibat proses pengemasan, keterlambatan pengiriman yaitu pengiriman barang
memakan waktu lebih lama dari yang dijanjikan,dan masalah pembayaran ganda.
Kerusakan barang disebabkan oleh cacat produksi maupun kelalaian dalam proses
pengemasan dan pengiriman, keterlambatan pengiriman terjadi akibat tidak
terpenuhinya waktu pengiriman sebagaimana yang diperjanjikan, dan pembayaran
ganda disebabkan oleh gangguan sistem pembayaran. Bentuk tanggung jawab
pelaku usaha yang diberikan adalah dengan memberikan ganti rugi berupa
pengantian barang, pengembalian dana, atau potongan harga melalui negosiasi.
Konsep pertanggungjawaban yang dilakukan pihak penjual dalam hal ini sejalan
dengan ketentuan pasal 19 undang-undang nomor 8 tahun 1999 tentang
perlindugan konsumen (UUPK) yang mewajibkan pelaku usaha memberikan ganti
rugi atas kerugian yang diderita konsumen akibat barang/jasa yang
diperdagangkan. Ganti rugi dapat berupa pengembalian uang, penggantian barang,
atau kompensasi yang setara nilainya.
Kata kunci: Tanggungjawab, online shop, jual beli

Item Type: Thesis (Sarjana)
Subjects: Tadulako University - Divisions > Fakultas Hukum > Ilmu Hukum
Ilmu Hukum
Divisions: Fakultas Hukum > Ilmu Hukum
Library of Congress Subject Areas > Ilmu Hukum
Date Deposited: 06 Oct 2026 06:18
Last Modified: 06 Oct 2026 06:19
URI: https://repository.untad.ac.id/id/eprint/158595
Baca Full Text: Baca Sekarang

Actions (login required)

View Item
View Item