MUHAMMAD ARIF (2026) HAK MEREK DAN PERLINDUNGAN HUKUM DI ERA DIGITAL PADA PLATFORM E-COMMERCE. Sarjana thesis, Universitas Tadulako.
Full text not available from this repository.Abstract
Muhammad Arif, D10120310, Hak Merek Dan Perlindungan Hukum Di Era Digital Pada Platform E-Commerce, Pembimbing I: Suarlan Datupalinge, S.H., M.Hum. Pembimbing II: Marini Citra Dewi, S.H., M.H. Perkembangan teknologi dan digitalisasi telah membawa perubahan signifikan dalam dunia perdagangan, termasuk melalui platform e-commerce. Kondisi tersebut menimbulkan tantangan baru dalam perlindungan hak merek karena pelanggaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk perlindungan hukum preventif dan represif terhadap hak merek dari tindakan pelanggaran di platform e-commerce, serta hambatan yuridis dan batasan tanggung jawab hukum penyedia platform e-commerce terhadap pelanggaran hak merek di era digital. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif. Data diperoleh dari bahan hukum primer, sekunder dan tersier, kemudian dianalisis secara preskriptif kualitatif karena bermaksud menggambarkan realitas yang diteliti secara jelas dan sistematis. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa perlindungan hukum preventif dilakukan melalui dua mekanisme utama, yaitu: pendaftaran merek, dan kerja sama antara platform dengan otoritas pemerintah. Sementara perlindungan hukum represif dilakukan melalui sistem pelaporan dan penegakan melalui fitur IP Protection Portal pada platform e-commerce, penyelesaian melalui jalur nonlitigasi, serta litigasi. Hambatan yuridis dalam penegakan hukum hak merek di platform e-commerce, antara lain: ketidakjelasan pertanggungjawaban hukum platform (safe harbor policy), benturan asas teritorialitas dengan karakter lintas batas, kendala identifikasi subjek hukum dan validitas alat bukti digital, serta batasan prosedural akibat sifat delik aduan. Batasan tanggung jawab hukum penyedia platform e-commerce terhadap pelanggaran hak merek tidak bersifat mutlak, melainkan bergantung pada pelaksanaan kewajibannya dalam mencegah dan menangani pelanggaran. Platform hanya dapat dimintai pertanggungjawaban apabila terbukti lalai atau turut mendukung terjadinya pelanggaran hak merek. Kata kunci: hak merek, perlindungan hukum, platform e-commerce
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Subjects: | Tadulako University - Divisions > Fakultas Hukum > Ilmu Hukum Ilmu Hukum |
| Divisions: | Fakultas Hukum > Ilmu Hukum Library of Congress Subject Areas > Ilmu Hukum |
| Date Deposited: | 06 Oct 2026 06:34 |
| Last Modified: | 06 Oct 2026 06:34 |
| URI: | https://repository.untad.ac.id/id/eprint/158596 |
| Baca Full Text: | Baca Sekarang |

