MOH. BILLY (2026) PEMANFAATAN TUMBUHAN OBAT PADA MASYARAKAT DESA MANTIKOLE KECAMATAN DOLO BARAT KABUPATEN SIGI PROVINSI SULAWESI TENGAH. Sarjana thesis, Universitas Tadulako.
Full text not available from this repository.Abstract
Moh. Billy – L13121091. Pemanfaatan Tumbuhan Obat pada Masyarakat Desa Mantikole Kecamatan Dolo Barat Kabupaten Sigi Provinsi Sulawesi Tengah. Skripsi ini disusun di bawah bimbingan Arief Sudhartono dan Rukmi.
Indonesia merupakan negara dengan keanekaragaman hayati yang sangat tinggi, memiliki lebih dari 20.000 jenis tumbuhan berbunga, banyak di antaranya dimanfaatkan sebagai obat tradisional. Kekayaan alam ini menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat, terutama di pedesaan seperti Desa Mantikole di Kecamatan Dolo Barat, Kabupaten Sigi, yang masih mempertahankan tradisi penggunaan tumbuhan obat untuk menjaga kesehatan dan mengobati berbagai penyakit.
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis-jenis tumbuhan obat yang digunakan oleh masyarakat Desa Mantikole, bagian tumbuhan yang dimanfaatkan, serta cara pengolahan dan penggunaannya, Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dan kuantitatif melalui teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Responden dipilih menggunakan teknik purposive sampling sebanyak 43 orang dari total 428 kepala keluarga di desa tersebut, Hasil penelitian menunjukkan adanya 21 jenis tumbuhan obat yang berasal dari 19 famili, dengan famili Zingiberaceae paling banyak dimanfaatkan, diikuti oleh Euphorbiaceae. Bagian tumbuhan yang paling sering digunakan adalah daun (34,79%), sedangkan cara pengolahan yang paling umum adalah direbus (36%), dan cara penggunaannya didominasi dengan diminum (78,26%).
Temuan ini menunjukkan bahwa masyarakat Desa Mantikole masih sangat bergantung pada pengobatan tradisional berbasis kearifan lokal yang diwariskan secara turun-temurun. Oleh karena itu, penting untuk melakukan pelestarian dan dokumentasi pengetahuan tradisional agar tidak hilang akibat pengaruh modernisasi. Pemerintah desa, lembaga pendidikan, dan masyarakat diharapkan dapat bekerja sama dalam budidaya tanaman obat, pelatihan pengolahan herbal yang higienis, serta pengembangan produk herbal lokal sebagai potensi ekonomi berkelanjutan bagi masyarakat setempat.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Subjects: | Tadulako University - Divisions > Fakultas Kehutanan > Kehutanan S Agriculture > Kehutanan |
| Divisions: | Fakultas Kehutanan > Kehutanan Library of Congress Subject Areas > S Agriculture > Kehutanan |
| Date Deposited: | 07 Oct 2026 07:01 |
| Last Modified: | 07 Oct 2026 07:01 |
| URI: | https://repository.untad.ac.id/id/eprint/158618 |
| Baca Full Text: | Baca Sekarang |

