PERSEPSI MAHASISWA TERHADAP PENGGUNAAN TIKTOK DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERBICARA DI UNIVERSITAS TADULAKO

M. ADIS AHIRIAN (2026) PERSEPSI MAHASISWA TERHADAP PENGGUNAAN TIKTOK DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERBICARA DI UNIVERSITAS TADULAKO. Sarjana thesis, Universitas Tadulako.

Full text not available from this repository.

Abstract

M. Adis Ahirian (A12122131), “Persepsi Mahasiswa terhadap Penggunaan
TikTok dalam Meningkatkan Keterampilan Berbicara di Universitas
Tadulako.” Skripsi, Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, Jurusan Pendidikan
Bahasa dan Seni, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Tadulako,
di bawah bimbingan Anjar Kusuma Dewi dan Andi Patmasari.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi mahasiswa semester enam
Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Tadulako terhadap
penggunaan TikTok sebagai media untuk mengembangkan kemampuan berbicara
dalam bahasa Inggris. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kualitatif. Data
dikumpulkan melalui wawancara terhadap lima partisipan yang dipilih secara
purposif berdasarkan pengalaman mereka menggunakan TikTok untuk kegiatan
latihan yang berkaitan dengan keterampilan berbicara. Data hasil wawancara
kemudian dianalisis menggunakan prosedur analisis tematik dari Braun dan Clarke
(2006). Hasil penelitian menunjukkan adanya empat pola utama yang muncul dari
pengalaman para partisipan, yaitu TikTok berfungsi sebagai sumber untuk
meningkatkan kosakata dan pelafalan, TikTok memungkinkan mahasiswa
melakukan latihan berbicara secara berulang dan sesuai dengan kecepatan belajar
masing-masing, adanya peningkatan kepercayaan diri serta penurunan kecemasan
dalam berbicara, dan adanya pandangan yang secara umum positif terhadap
kontribusi TikTok dalam pengembangan keterampilan berbicara. Berdasarkan
sebagian besar pengalaman partisipan, paparan terhadap konten berbahasa Inggris
dalam format video pendek membantu meningkatkan kosakata, memberikan contoh
pelafalan, serta menciptakan kesempatan untuk berlatih berbicara dalam situasi
yang tidak terlalu menimbulkan tekanan. Beberapa partisipan mengaitkan
pengalaman tersebut dengan perasaan yang lebih tenang dan kemampuan berbicara
yang lebih baik. Namun, salah satu partisipan menyatakan bahwa peningkatan yang
dirasakannya lebih banyak berasal dari penguasaan kosakata daripada peningkatan
kepercayaan diri dalam berbicara. Hal ini menunjukkan adanya perbedaan dalam
cara setiap mahasiswa memanfaatkan dan berinteraksi dengan platform TikTok.
Temuan penelitian ini diinterpretasikan berdasarkan Technology Acceptance
Model (Davis, 1989), Multimedia Learning Theory (Mayer, 2009), dan Mobile
Assisted Language Learning (Kukulska-Hulme & Shield, 2008). Penelitian ini
menunjukkan bahwa TikTok memiliki potensi sebagai sumber belajar tambahan
yang berpusat pada pembelajar dalam latihan berbicara bahasa Inggris sebagai
bahasa asing (EFL), khususnya dalam meningkatkan penguasaan kosakata,
kesadaran terhadap pelafalan, serta mengurangi kecemasan yang berkaitan dengan
kegiatan berbicara.
Kata kunci: TikTok, keterampilan berbicara, persepsi mahasiswa, mahasiswa EFL,
penelitian kualitatif.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Subjects: Tadulako University - Divisions > Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Bahasa Inggris
L Pendidikan > Pendidikan Bahasa Inggris
Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Bahasa Inggris
Library of Congress Subject Areas > L Pendidikan > Pendidikan Bahasa Inggris
Date Deposited: 07 Oct 2026 07:09
Last Modified: 07 Oct 2026 07:09
URI: https://repository.untad.ac.id/id/eprint/158619
Baca Full Text: Baca Sekarang

Actions (login required)

View Item
View Item