KOLABORASI LINTAS SEKTOR DALAM PROGRAM PENGEMBANGAN EKONOMI KREATIFDI DESA LABUAN KECAMATAN RATOLINDO KABUPATEN TOJO UNA UNA

ANDRIANTO (2026) KOLABORASI LINTAS SEKTOR DALAM PROGRAM PENGEMBANGAN EKONOMI KREATIFDI DESA LABUAN KECAMATAN RATOLINDO KABUPATEN TOJO UNA UNA. Sarjana thesis, Universitas Tadulako.

Full text not available from this repository.

Abstract

Andrianto, Nomor Stambuk B40120065, Judul: “Kolaborasi Lintas Sektor Dalam Program Pengembangan Ekonomi Kreatif di Desa Labuan Kecamatan Ratolindo Kabupaten Tojo Una Una”, di bawah bimbingan Bapak Nurhannis sebagai pembimbing I dan Bapak Irwansyah Kamindang sebagai pembimbing II. Permasalahan yang dihadapi adalah kurangnya kolaborasi antar lintas sektor dalam meningkatkan ekonomi di Desa ini, serta peran antar aktor belum berjalan secara maksimal dalam pelaksanaan program pengembangan ekonomi kreatif. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis bagaimana pelaksanaan kolaborasi lintas sektor dalam program pengembangan ekonomi kreatif. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan tipe penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara dengan informasi penting, dokumentasi berupa data APDes Tahun 2026 dan 2025, serta observasi langsung dalam proses pelaksanaan program ekonomi kreatif desa. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori Cross-Sector Collaboration (2006), yang mencakup 5 aspek utama yaitu tata kelola, administrasi, otonomi organisasi, hubungan timbal balik, dan norma. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kolaborasi antara Pemerintah Desa Labuan, BUMDes, dan masyarakat telah dilaksanakan dalam berbagai program pembangunan desa seperti pengembangan pariwisata, ketahanan pangan, UMKM, dan digitalisasi desa, Pemerintah desa berperan sebagai perencana program dan penyedia anggaran, BUMDes sebagai pelaksana program, sedangkan masyarakat berperan sebagai penerima manfaat sekaligus pelaku kegiatan ekonomi. Namun, pelaksanaan kolaborasi belum berjalan secara optimal. Beberapa program belum terlaksana sesuai rencana akibat keterbatasan anggaran, digitalisasi desa belum berjalan efektif karena website desa tidak lagi aktif, pengembangan minyak kelapa VCO belum berkelanjutan, serta pemasaran UMKM masih terbatas pada lingkup lokal. Selain itu, partisipasi masyarakat dan pemerataan manfaat program masih menjadi tantangan dalam pelaksanaan kolaborasi. Kata Kunci: Tata Kelola, Administrasi, Otonomi Organisasi, Hubungan Timbal Balik, Norma.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Subjects: Tadulako University - Divisions > Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Pemerintahan
J Ilmu Politik > Ilmu Pemerintahan
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Pemerintahan
Library of Congress Subject Areas > J Ilmu Politik > Ilmu Pemerintahan
Date Deposited: 07 Oct 2026 07:57
Last Modified: 07 Oct 2026 07:57
URI: https://repository.untad.ac.id/id/eprint/158623
Baca Full Text: Baca Sekarang

Actions (login required)

View Item
View Item