WARISIANI INTAN MASTURA (2026) PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP AKTIVITAS PERTAMBANGAN ILEGAL DI KAWASAN TAMAN NASIONAL LORE LINDU, WILAYAH DONGIDONGI, KECAMATAN LORE UTARA, KABUPATEN POSO. Sarjana thesis, Universitas Tadulako.
Full text not available from this repository.Abstract
RINGKASAN
Warisiani Intan Mastura, L13122310. Persepsi Masyarakat terhadap
Aktivitas Pertambangan Ilegal di Kawasan Taman Nasional Lore Lindu,
Wilayah Dongi-Dongi, Kecamatan Lore Utara, Kabupaten Poso. Dibimbing
oleh Sudirman Dg. Massiri dan Budi Setiawan.
Persepsi masyarakat merupakan proses kognitif dalam menerima,
menafsirkan, dan memberikan makna terhadap suatu fenomena sosial maupun
lingkungan. menjelaskan bahwa persepsi dipengaruhi oleh faktor internal seperti
pengalaman, motivasi, dan nilai, serta faktor eksternal seperti lingkungan dan
interaksi sosial. menambahkan bahwa persepsi sosial terbentuk melalui interaksi
antarindividu dan informasi yang beredar dalam komunitas. Penelitian ini bertujuan
untuk mengetahui persepsi Masyarakat di wilayah dongi-dongi serta dampak sosial,
ekonomi dan lingkungan pertambangan ilegal diwilayah dongi-dongi.
Peneltian ini di laksankan mulai bulan April-juli 2026 di wilayah dongidongi kecamatan lore utara, kabupaten poso. Penelitian ini menggunakan metode
kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Peneitian kualitatif melibatkan
peneliti untuk memahami konteks situasi dan fenomena sesuai dengan penelitian
Metode ini dipilih karena sesuai dengan tujuan penelitian, yaitu menggambarkan
persepsi masyarakat terhadap aktivitas pertambangan ilegal tradisional di Dongidongi secara apa adanya, tanpa melakukan pengujian hipotesis yang kompleks.
Dalam penelitian ini, data dianalisis menggunakan Skala Likert, yaitu metode yang
umum dipakai dalam penelitian sosial untuk mengukur sikap, keyakinan, dan
persepsi masyarakat. Skala ini dipilih karena sesuai untuk menilai tingkat
persetujuan responden terhadap fenomena sosial. Peneliti menggunakan bentuk
modifikasi Skala Likert 3 poin, dengan pilihan jawaban: Tidak Setuju, Netral, dan
Setuju.
Hasil penelitian menunjukan bahwa persepsi responden terhadap aktivitas
tambang illegal di dongi-dongi beragam. Dari sisi sosial, responden
mempersepsikan adanya konflik antarwarga ketegangan kelompok, serta
terganggunya hubungan dengan aparat, mesikpun solidaritas antarpenambang
dianggap meningkat. Dari sisi ekonomi, responden menilai tambang illegal
memberikan tambahan pendapatan, membuka lapangan kerja, dan mendorong
usaha kecil di sekitar lokasi, tetapi sifatnya hanya jangka pendek dan menimbulkan
jetergantungann. Dari sisi lingkungan, responden mempersepsikan bahwa aktivitas
ini menyebabkan kerusakan hutan, pencemaran air sungai, sedimentasi yang
merugikan petani, berkurangnya keanekaragaman hayati, serta ancaman terhadap
keberlanjutan sumber daya alam.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Subjects: | Tadulako University - Divisions > Fakultas Kehutanan > Kehutanan S Agriculture > Kehutanan |
| Divisions: | Fakultas Kehutanan > Kehutanan Library of Congress Subject Areas > S Agriculture > Kehutanan |
| Date Deposited: | 08 Oct 2026 06:07 |
| Last Modified: | 08 Oct 2026 06:07 |
| URI: | https://repository.untad.ac.id/id/eprint/158640 |
| Baca Full Text: | Baca Sekarang |

