AKDARINA. M (2026) BAHASA SEBAGAI BENTUK EKSPRESI DAN IDENTITAS GEN Z DI MEDIA SOSIAL : STUDI KASUS MAHASISWA UNTAD DI KOTA PALU. Sarjana thesis, Universitas Tadulako.
Full text not available from this repository.Abstract
Akdarina.M No Stambuk B30122003, dengan judul skripsi “Bahasa Sebagai Bentuk Ekspresi dan Identitas Gen Z di Media Sosial: Studi Kasus Mahasiswa di Kota Palu”. Dibimbing oleh Ikhtiar Hatta sebagai pembimbing utama dan Hendra selaku pembimbing pendamping. Jurusan Ilmu Sosial Program Studi Antropologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Tadulako.
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena penggunaan bahasa oleh Generasi Z di media sosial TikTok dan Instagram sebagai sarana ekspresi diri sekaligus pembentukan identitas sosial. Bahasa yang digunakan tidak hanya berfungsi sebagai alat komunikasi, tetapi juga merepresentasikan nilai, gaya hidup, dan afiliasi sosial Gen Z dalam ruang digital. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk-bentuk penggunaan Slang, kode Mixing (Pencampuran bahasa), dan Emoji dikalangan Gen Z serta menjelaskan penggunaan bahasa digital mencerminkan afiliasi kelompok nilai budaya dan strategi pembentukan identitas Gen Z
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi terhadap konten dan pesan langsung (Direct Messge) Tiktok dan Instagram, wawancara mendalam dengan informan dari kalangan Generasi Z, serta dokumentasi berupa bukti screenshot di media sosial. Penentuan informan dilakukan dengan teknik purposive sumpling, yaitu memilih informan Generasi Z yang aktif menggunakan Tiktok dan Instagram serta dianggap mampu memberikan informasi sesuai dengan fokus penelitian. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Penelitian ini mengkaji pola penggunaan bahasa digital oleh Generasi Z di media sosial TikTok dan Instagram sebagai sarana ekspresi diri dan pembentukan identitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahasa yang digunakan bersifat dinamis dan kreatif, meliputi penggunaan slang, campuran bahasa, emoji, serta gaya komunikasi khas media sosial. Pola tersebut mencerminkan kepribadian sekaligus cara Generasi Z membangun identitas sosial mereka. Penelitian ini juga menegaskan bahwa media sosial berperan penting dalam membentuk pola bahasa dan identitas Generasi Z.
Pola tersebut dijelaskan melalui teori Pierre Bourdieu tentang Habitus, yang menyatakan bahwa cara seseorang menggunakan bahasa dipengaruhi oleh kebiasaan dan lingkungan sosialnya. Karena Gen Z tumbuh dalam lingkungan digital, mereka terbiasa menggunakan slang, campuran bahasa, dan emoji dalam komunikasi sehari-hari di platform seperti Tiktok dan Instagram. Kebiasaan yang dilakukan secara berulang ini kemudian membentuk pola penggunaan bahasa digital yang khas pada Generasi Z.
Kata kunci: Bahasa digital, Generasi Z, media sosial, ekspresi diri, pembentukan identitas.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Subjects: | Tadulako University - Divisions > Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Antropologi H Ilmu Sosial > Antropologi |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Antropologi Library of Congress Subject Areas > H Ilmu Sosial > Antropologi |
| Date Deposited: | 12 Oct 2026 03:08 |
| Last Modified: | 12 Oct 2026 03:08 |
| URI: | https://repository.untad.ac.id/id/eprint/158660 |
| Baca Full Text: | Baca Sekarang |

