PENGEMBANGAN INSTRUMEN ASESMEN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA PADA MATERI POSISI STRATEGIS INDONESIA SEBAGAI POROS MARITIM DUNIA

MOH. ALIF (2026) PENGEMBANGAN INSTRUMEN ASESMEN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA PADA MATERI POSISI STRATEGIS INDONESIA SEBAGAI POROS MARITIM DUNIA. Sarjana thesis, Universitas Tadulako.

Full text not available from this repository.

Abstract

Moh. Alif, 2026, ”Pengembangan Instrumen Asesmen Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Pada
Materi Posisi Strategis Indonesia Sebagai Poros Maritim Dunia”. Skripsi. Program Studi
Pendidikan Geografi, Jurusan Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial, Fakultas Keguruan dan Ilmu
Pendidikan, Universitas Tadulako, Pembimbing Arifuddin Abd. Muis, S.Pd., M.Pd.
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan instrumen asesmen soal berbasis Higher Order
Thinking Skills (HOTS) pada materi Posisi Strategis Indonesia sebagai Poros Maritim Dunia serta
mengetahui efektivitas penggunaannya dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa.
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya kemampuan berpikir kritis dalam proses
pembelajaran Geografi, khususnya dalam memahami dan menganalisis berbagai permasalahan yang
berkaitan dengan posisi strategis Indonesia sebagai negara maritim. Penelitian ini merupakan
penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan menggunakan model ADDIE
yang terdiri atas lima tahapan, yaitu Analysis, Design, Development, Implementation, dan
Evaluation. Instrumen yang dikembangkan berupa asesmen soal berbasis HOTS yang disusun
berdasarkan indikator kemampuan berpikir kritis, meliputi interpretasi, analisis, evaluasi, dan
inferensi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes kemampuan berpikir kritis siswa. Analisis
data meliputi pengujian validitas dan reliabilitas instrumen serta uji perbedaan hasil belajar
menggunakan uji Wilcoxon dengan bantuan program IBM SPSS Statistics 25. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa instrumen asesmen yang dikembangkan dapat digunakan untuk mengukur
kemampuan berpikir kritis siswa. Berdasarkan hasil post-test, diperoleh rata-rata nilai kelas kontrol
sebesar 79,2, sedangkan rata-rata nilai kelas eksperimen sebesar 81,7. Hasil uji Wilcoxon
menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05, sehingga H? ditolak. Hasil tersebut
menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara kemampuan siswa sebelum dan sesudah
penggunaan instrumen asesmen yang dikembangkan serta menunjukkan bahwa penggunaan
asesmen soal berbasis HOTS lebih efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa
dibandingkan pembelajaran konvensional.
Kata Kunci: Pengembangan, Instrumen Asesmen, Berpikir Kritis

Item Type: Thesis (Sarjana)
Subjects: Tadulako University - Divisions > Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Geografi
L Pendidikan > Pendidikan Geografi
Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Geografi
Library of Congress Subject Areas > L Pendidikan > Pendidikan Geografi
Date Deposited: 13 Oct 2026 05:34
Last Modified: 13 Oct 2026 05:34
URI: https://repository.untad.ac.id/id/eprint/158700
Baca Full Text: Baca Sekarang

Actions (login required)

View Item
View Item