KARAKTERISASI EDIBLE FILM BERBASIS UBI BANGGAI (Dioscorea Alata L.) DENGAN PENAMBAHAN EKSTRAK DAUN AFRIKA(Vernonia Amygdalina) SEBAGAI ANTIOKSIDANDAN PEMANFAATAN SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN

TRIANA SALSABILAH (2026) KARAKTERISASI EDIBLE FILM BERBASIS UBI BANGGAI (Dioscorea Alata L.) DENGAN PENAMBAHAN EKSTRAK DAUN AFRIKA(Vernonia Amygdalina) SEBAGAI ANTIOKSIDANDAN PEMANFAATAN SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN. Sarjana thesis, Universitas Tadulako.

Full text not available from this repository.

Abstract

Triana Salsabilah, 2026. Karakterisasi Edible Film Berbasis Ubi Banggai
(Dioscorea alata L.) dengan Penambahan Ekstrak Daun Afrika (Vernonia
amygdalina) sebagai Antioksidan. Skripsi. Program Studi Pendidikan Kimia,
Jurusan Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Fakultas Keguruan
dan Ilmu Pendidikan, Universitas Tadulako, Palu. Pembimbing: Sitti Rahmawati.
Edible film merupakan lapisan tipis berbahan alami yang dapat dikonsumsi dan
mudah terurai sehingga berpotensi sebagai kemasan pangan ramah lingkungan.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik fisik, kimia, dan aktivitas
antioksidan edible film berbasis pati ubi Banggai (Dioscorea alata L.) dengan
penambahan ekstrak daun afrika (Vernonia amygdalina). Penelitian dilakukan
secara eksperimen laboratorium dengan variasi konsentrasi ekstrak daun afrika
sebesar 0%; 1,5%; 2,0%; 2,5%; dan 3,0% (v/v). Edible film dibuat menggunakan
pati ubi Banggai dengan sorbitol sebagai plastisizer dan CMC sebagai penguat.
Karakterisasi meliputi pengujian ketebalan, kuat tarik, elongasi, elastisitas, pH,
daya serap air, kelarutan, laju transmisi uap air, aktivitas antioksidan, FTIR, SEM,
biodegradabilitas, dan umur simpan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
perlakuan terbaik diperoleh pada penambahan ekstrak daun afrika 2,5% (v/v)
dengan ketebalan 0,22 mm, kuat tarik 5,02 × 10?² N/mm², elongasi 109,59%,
elastisitas 4,58 × 10?² kgf/mm², serta nilai IC?? sebesar 74,622 ppm yang
menunjukkan aktivitas antioksidan kuat. Analisis FTIR menunjukkan tidak
terbentuknya gugus fungsi baru, sedangkan hasil SEM memperlihatkan struktur
permukaan film yang padat dan kompak. Edible film juga terurai sempurna dalam
waktu 21 hari serta mampu memperpanjang umur simpan kentang hingga 6 hari
pada suhu ruang dan 8 hari pada suhu dingin. Dengan demikian, penambahan
ekstrak daun afrika 2,5% menghasilkan edible film dengan karakteristik terbaik dan
berpotensi sebagai kemasan pangan biodegradable.
Kata kunci: edible film, pati ubi Banggai, ekstrak daun afrika, antioksidan,
biodegradable.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Subjects: Tadulako University - Divisions > Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Kimia
L Pendidikan > Pendidikan Kimia
Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Kimia
Library of Congress Subject Areas > L Pendidikan > Pendidikan Kimia
Date Deposited: 14 Oct 2026 07:28
Last Modified: 14 Oct 2026 07:28
URI: https://repository.untad.ac.id/id/eprint/158748
Baca Full Text: Baca Sekarang

Actions (login required)

View Item
View Item