PEMANFAATAN AI (ARTIFICIAL INTELLIGENCE) DALAM PROSES PENULISAN PRESS RELEASE (Studi Kasus Pada Pejabat Pengelola Informasi Dan Dokumentasi (PPID) Utama Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah)

VALENTINO BADILO (2026) PEMANFAATAN AI (ARTIFICIAL INTELLIGENCE) DALAM PROSES PENULISAN PRESS RELEASE (Studi Kasus Pada Pejabat Pengelola Informasi Dan Dokumentasi (PPID) Utama Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah). Sarjana thesis, Universitas Tadulako.

Full text not available from this repository.

Abstract

Valentino Badilo, B501 22 103 “Pemanfaatan AI (Artificial Intelligence)
Dalam Proses Penulisan Press release (Studi Kasus Pada Pejabat Pengelola
Informasi dan Dokumentasi (PPID) Utama Pemerintah Provinsi Sulawesi
Tengah)”, Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu
Politik Universitas Tadulako, di bawah bimbingan Ilyas Lampe dan Dwi
Rohma Wulandari

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemanfaatan Artificial Intelligence (AI)
dalam proses penulisan press release pada PPID Utama Pemerintah Provinsi
Sulawesi Tengah. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan
deskriptif dan studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara
mendalam dengan Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik, Pranata
Humas Muda, serta tenaga teknis kehumasan, dan dokumentasi. Penelitian ini
menggunakan Teori Determinisme Teknologi oleh Marshall McLuhan untuk
memahami peran teknologi dalam proses penulisan press release dalam praktik
komunikasi pemerintahan.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa AI dimanfaatkan secara selektif sesuai
fungsi masing-masing teknologi. vFlat Scan digunakan untuk mengubah dokumen
atau foto menjadi teks digital, sedangkan Character Calculator membantu
mengubah format huruf serta menghitung karakter dan kata. ChatGPT membantu
memperbaiki struktur kalimat, susunan paragraf, tanda baca, dan bahasa dalam
narasi press release. Pemanfaatan teknologi tersebut menunjukkan pengaruh
perkembangan teknologi terhadap cara kerja penulisan informasi publik. Tahapan
penulisan meliputi peliputan, pengumpulan data dan informasi, penyusunan draf
awal, pengelolaan naskah, editing dan verifikasi manual, pengawasan, publikasi,
serta evaluasi dan klarifikasi informasi. Hasil AI tidak langsung dipublikasikan
karena perlu diperiksa untuk memastikan kesesuaian informasi dengan fakta dan
standar komunikasi pemerintahan, termasuk unsur 5W+1H serta penggunaan
bahasa yang jelas, sederhana, dan netral. Kendala yang ditemukan meliputi
gangguan jaringan internet dan keterbatasan AI dalam memahami konteks
komunikasi pemerintahan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa AI berfungsi
sebagai alat bantu penulisan press release, sedangkan pemeriksaan dan
pertimbangan PPID Utama tetap diperlukan untuk menjaga ketepatan substansi
dan kelayakan publikasi. Oleh karena itu, diperlukan SOP tertulis untuk mengatur
penggunaan AI dalam proses penulisan press release secara terstruktur.

Kata Kunci: Artificial Intelligence, Press release, PPID, SULTENG,
Komunikasi Publik

Item Type: Thesis (Sarjana)
Subjects: Tadulako University - Divisions > Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Komunikasi
H Ilmu Sosial > Ilmu Komunikasi
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Komunikasi
Library of Congress Subject Areas > H Ilmu Sosial > Ilmu Komunikasi
Date Deposited: 14 Oct 2026 07:36
Last Modified: 14 Oct 2026 07:36
URI: https://repository.untad.ac.id/id/eprint/158749
Baca Full Text: Baca Sekarang

Actions (login required)

View Item
View Item