SATU TUNGKU TIGA BATU: MAKNA SIMBOLIK UMAT BERAGAMA DI KABUPATEN FAKFAK PROVINSI PAPUA BARAT

RATNAWATI HOBROUW (2026) SATU TUNGKU TIGA BATU: MAKNA SIMBOLIK UMAT BERAGAMA DI KABUPATEN FAKFAK PROVINSI PAPUA BARAT. Sarjana thesis, Universitas Tadulako.

Full text not available from this repository.

Abstract

ABSTRAK
Ratna Wati Hobrouw, B20121071. Satu Tungku Tiga Batu: Makna Simbolik
Umat Beragama di Kabupaten Fakfak, Provinsi Papua Barat. Dibimbing oleh Zaiful
dan Nanang Wijaya.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana makna simbolik Satu
Tungku Tiga Batu dipahami oleh umat beragama di Kabupaten Fakfak serta
bagaimana perannya dalam membangun kerukunan antarumat beragama. Satu
Tungku Tiga Batu merupakan falsafah hidup dan kearifan lokal masyarakat Fakfak
yang mencerminkan solidaritas, persaudaraan, kebersamaan, toleransi, serta
kehidupan yang saling menopang di tengah perbedaan keyakinan. Penelitian ini
menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan Teori Interaksi
Simbolik George Herbert Mead dan Herbert Blumer. Teknik pengumpulan data
dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Informan
dalam penelitian ini berjumlah tujuh orang yang dipilih secara purposive, terdiri
atas tokoh adat, tokoh agama Islam, Kristen Protestan, Katolik, serta masyarakat
yang memahami dan mengalami secara langsung penerapan nilai Satu Tungku Tiga
Batu dalam kehidupan sosial.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat Fakfak memaknai Satu
Tungku Tiga Batu sebagai simbol satu kehidupan bersama atau satu keluarga besar,
sedangkan tiga batu terutama dimaknai sebagai Islam, Kristen Protestan, dan
Katolik yang memiliki kedudukan setara serta saling menopang dalam kehidupan
masyarakat. Makna tersebut tidak hanya dipahami sebagai warisan budaya, tetapi
terbentuk dan diwariskan melalui interaksi sosial dalam keluarga, hubungan
kekerabatan dan marga, lingkungan bertetangga, kegiatan adat, serta kegiatan
keagamaan. Dalam perspektif interaksi simbolik, masyarakat memberikan makna
terhadap Satu Tungku Tiga Batu melalui pengalaman hidup bersama, kemudian
menjadikannya pedoman dalam bertindak dan berinteraksi dengan pemeluk agama
lain.
Kata Kunci: Satu Tungku Tiga Batu, makna simbolik, solidaritas sosial, toleransi
beragama, kerukunan umat beragama.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Subjects: Tadulako University - Divisions > Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Sosiologi
H Ilmu Sosial > Sosiologi
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Sosiologi
Library of Congress Subject Areas > H Ilmu Sosial > Sosiologi
Date Deposited: 15 Oct 2026 07:11
Last Modified: 15 Oct 2026 07:11
URI: https://repository.untad.ac.id/id/eprint/158768
Baca Full Text: Baca Sekarang

Actions (login required)

View Item
View Item