SIFAT FISIKA TANAH DAN HASIL TANAMAN TERUNG GELATIK (Solanum Melongena L.) AKIBAT PEMBERIAN PUPUK KOMPOS KOTORAN SAPI DAN UKURAN AGREGAT TANAH BERBEDA

CITRA FEBRIANTI (2026) SIFAT FISIKA TANAH DAN HASIL TANAMAN TERUNG GELATIK (Solanum Melongena L.) AKIBAT PEMBERIAN PUPUK KOMPOS KOTORAN SAPI DAN UKURAN AGREGAT TANAH BERBEDA. Sarjana thesis, Universitas Tadulako.

Full text not available from this repository.

Abstract

Terung gelatik (Solanum Melongena L.) merupakan tanaman sayuran
yang termasuk famili Solanaceae. Bentuk buahnya bulat dan berwarna hijau,
Terung banyak dibudidayakan di Indonesia dan menyebar hampir ke segala
penjuru Nusantara. Tanaman ini menggunakan Pupuk organik yang memiliki
banyak kelebihan dibandingkan pupuk anorganik diantaranya seperti
menambah ketersediaan unsur hara, memperbaiki sifat fisika tanah.
Pemberian pupuk kompos dapat memperbaiki sifat fisik tanah dimana tanah
akan menjadi gembur aerasi dan drainase tanah menjadi lebih baik, dan
perbaikan sifat fisik tanah akan semakin meningkatkan pertumbuhan akar
tanaman. Agregat tanah mempengaruhi kemampuan tanah dalam
menyediakan ruang pori untuk penyediaan air, udara dan unsur hara. Tujuan
dari penelitian ini adalah untuk menentukan pengaruh kompos kotoran sapi,
ukuran agregat tanah dan interaksinya terhadap sifat fisika tanah dan hasil
tanaman terung gelatik (Solanum Melongena L.).Penelitian ini bermanfaat
untuk menjadi sumber informasi guna menunjang pengembangan
pemupukan terhadap pemberian pupuk kompos pada tanaman Terung
gelatik serta sebagai informasi awal bagi peneliti selanjutnya . Penelitian ini
menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 9 perlakuan
dan 3 ulangan sehingga menjadi 27 percobaan. Perlakuan yang digunakan
yaitu: P0A1 (Tanpa Pupuk + agregat tanah <2 mm), P0A2 (Tanpa Pupuk +
agregat tanah 2-7 mm), P0A3 (Tanpa Pupuk + agregat tanah 7-15 mm), P1A1
(Pupuk kompos kotoran sapi + agregat tanah <2 mm, P1A2 : Pupuk kompos
kotoran sapi + agregat tanah 2-7 mm), P1A3 (Pupuk kompos kotoran sapi +
agregat tanah 7-15 mm), P2A1 (Pupuk NPK Mutiara 16:16:16 + Agregat
tanah <2 mm), P2A2 (Pupuk NPK Mutiara 16:16:16 + Agregat tanah 2-7 mm),
P2A3 (Pupuk NPK Mutiara 16:16:16 + Agregat tanah 7-15 mm). Hasil
penelitian Bobot isi tanah berbeda sangat nyata yaitu sangat ringan hingga
ringan. Dengan nilai berkisar 0,78g/cm3 hingga mencapai 1,04g/cm3. Pada
konduktivtas hidraulik jenuh berbeda sangat nyata yaitu berat sangat cepat.
Dengan nilai konduktivitas hidraulik berkisar 51,22cm/jam hingga
250,79cm/jam dan kadar air kapasitas lapang berbeda sangat nyata yaitu
brkriteria baik. Dengan nilai yang berkisar 50,98% hingga mencapai 57,38%.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Subjects: Tadulako University - Divisions > Fakultas Pertanian > Agroteknologi
S Agriculture > Agroteknologi
Divisions: Fakultas Pertanian > Agroteknologi
Library of Congress Subject Areas > S Agriculture > Agroteknologi
Date Deposited: 19 Oct 2026 05:28
Last Modified: 19 Oct 2026 05:28
URI: https://repository.untad.ac.id/id/eprint/158788
Baca Full Text: Baca Sekarang

Actions (login required)

View Item
View Item