ALIYA NABITUL IZZA (2026) Keanekaragaman Semut (Hymenoptera: Formicidae) Yang Berasosiasi Pada Gulma Siam (Chromolaena Odorata L.) Berdasarkan Ketinggian Tempat. Sarjana thesis, Universitas Tadulako.
Full text not available from this repository.Abstract
Gulma Siam diklasifikasikan sebagai gulma invasif. di Indonesia banyak
ditemukan di dataran rendah (0-500 mdpl). Di daerah tropis, terutama di
Indonesia, keanekaragaman semut biasanya dipengaruhi oleh beberapa
faktor, seperti tingkat kelembaban tempat semut dan keadaan ketersediaan
makanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis
keanekaragaman semut pada gulma siam (Chromolaena odorata L.)
berdasarkan ketinggian tempat. Manfaat penelitian ini yaitu memberikan
informasi mengenai keanekaragaman semut pada gulma siam C. odorata
berdasarkan ketinggian tempat dan diharapakan bisa membantu dalam
melakukan penanganan awal olah lahan untuk pertanian serta pemanfaatan
semut sebagai agensi hayati. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode
pitfall trap dan bait trap pada masing-masing transek penelitian. Analisis
keanekaragaman dilakukan menggunakan indeks Shannon-Wiener (H’),
Indeks Kemerataan Evenness, Indeks Kekayaan jenis (Margalef), Indeks
dominasi (Simpson), dan pengaruh faktor lingkungan (pH tanah,
kelembaban, suhu udara dan ketinggian tempat) terhadap jumlah genus dan
individu dianalisis menggunakan uji korelasi Pearson. Total ada 4.578
individu semut yang ditemukan yang dimana hasil tersebut terdiri dari 4
subfamili yaitu Dolichoderinae, Formicinae, Myrmicinae, Ponerinae serta 13
genus. Kelimpahan individu semut tertinggi ditemukan pada ketinggian 0
200 mdpl, sedangkan jumlah individu terendah pada ketinggian 201-500
mdpl. Tingkat keanekaragaman semut pada seluruh ketinggian dapat
dikategorikan sedang, dengan nilai indeks keanekaragaman yang relatif
seragam antar ketinggian. Pola ini menunjukkan bahwa struktur komunitas
semut pada gulma siam tetap stabil di sepanjang gradien ketinggian. Dari
identifikasi tersebut faktor ketinggian tempat serta faktor lingkungan lainnya
seperti kelembabab, suhu, vegetasi dapat mempengaruhi keberagaman genus
dan distribusi semut pada gulma siam.
Kata kunci: Chromolaena odorata L., keanekaragaman semut, ketinggian
tempat, Suhu udara, pH tanah, kelembaban.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Subjects: | Tadulako University - Divisions > Fakultas Pertanian > Agroteknologi S Agriculture > Agroteknologi |
| Divisions: | Fakultas Pertanian > Agroteknologi Library of Congress Subject Areas > S Agriculture > Agroteknologi |
| Date Deposited: | 19 Oct 2026 06:05 |
| Last Modified: | 19 Oct 2026 06:05 |
| URI: | https://repository.untad.ac.id/id/eprint/158793 |
| Baca Full Text: | Baca Sekarang |

