JARINGAN SOSIAL DAN RELASI PARA AKTOR PEMASARAN KELAPA SAWIT DI PASANGKAYU

SULTAN S (2026) JARINGAN SOSIAL DAN RELASI PARA AKTOR PEMASARAN KELAPA SAWIT DI PASANGKAYU. Sarjana thesis, Universitas Tadulako.

Full text not available from this repository.

Abstract

Perkembangan perkebunan kelapa sawit di Kabupaten Pasangkayu tidak hanya berdampak pada aspek ekonomi masyarakat, tetapi juga membentuk jaringan sosial dan relasi pemasaran yang kompleks antar berbagai aktor. Proses pemasaran kelapa sawit melibatkan petani, tengkulak, sopir angkut, jasa tukang panen, pengepul, hingga perusahaan pengolahan, yang saling terhubung dalam hubungan sosial berbasis kepercayaan, kepentingan, dan kekuasaan. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan 1) Bagaimana para aktor membangun jaringan sosial dalam sistem pemasaran kelapa sawit di Pasangkayu serta 2) Bagaimana dinamika para aktor dalam jaringan sosial dan relasi pemasaran di Pasangkayu. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan type deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi lapangan, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Informan dipilih secara purposive sampling yang terdiri dari petani kelapa sawit, tengkulak, sopir angkut TBS, jasa tukang panen, dan pihak perusahaan di Kecamatan Bambalamotu, Kabupaten Pasangkayu. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jaringan sosial pemasaran kelapa sawit di Pasangkayu terbentuk melalui hubungan personal yang berlangsung secara berkelanjutan dan didasarkan pada modal sosial seperti kepercayaan, kedekatan emosional, dan Hubungan kerja sama. Jaringan tersebut mencakup jaringan kekuasaan (power network), jaringan kepentingan (interest network), dan jaringan sentimental (sentiment network). Dinamika relasi antar aktor memperlihatkan adanya hubungan timbal balik. Meskipun demikian, jaringan sosial ini juga berfungsi sebagai mekanisme bertahan hidup bagi petani dalam menghadapi keterbatasan akses pasar dan modal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemasaran kelapa sawit di Kabupaten Pasangkayu tidak semata-mata berlangsung melalui mekanisme pasar formal, melainkan tersemat dalam jaringan sosial yang dibentuk oleh relasi sosial, norma, dan modal sosial antar aktor. Oleh karena itu, pemahaman terhadap jaringan sosial menjadi penting dalam melihat dinamika ekonomi lokal dan struktur jaringan pemasaran kelapa sawit di wilayah ini.
Kata Kunci: jaringan sosial, relasi pemasaran, kelapa sawit, modal sosial, Pasangkayu.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Subjects: Tadulako University - Divisions > Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Antropologi
H Ilmu Sosial > Antropologi
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Antropologi
Library of Congress Subject Areas > H Ilmu Sosial > Antropologi
Date Deposited: 20 Oct 2026 07:24
Last Modified: 20 Oct 2026 07:24
URI: https://repository.untad.ac.id/id/eprint/158820
Baca Full Text: Baca Sekarang

Actions (login required)

View Item
View Item