ANWAR YAKUB (2026) PERAN KANTOR URUSAN AGAMA DALAM MENAGANI PENCEGAHAN PERKAWINAN USIA ANAK (STUDI DI KECAMATAN BUNGKU TIMUR KABUPATEN MOROWALI). Sarjana thesis, Universitas Tadulako.
Full text not available from this repository.Abstract
ABSTRAK
Anwar Yakub, D10122302. Peran Kantor Urusan Agama dalam Menangani
Pencegahan Perkawinan Usia Anak (Studi di Kecamatan Bungku Timur
Kabupaten Morowali). Pembimbing I : Dr. Susi Susilawati, S.H.I., M.H.
Pembimbing II: Dr. Ansar, S.H.I., M.H.
Perkawinan usia anak masih menjadi permasalahan hukum dan sosial yang
memerlukan perhatian karena berdampak terhadap pendidikan, kesehatan, dan
kehidupan sosial anak. Meskipun telah diatur dalam Undang-Undang, praktik
perkawinan usia anak masih terjadi di Kecamatan Bungku Timur Kabupaten
Morowali sehingga diperlukan peran aktif Kantor Urusan Agama (KUA) dalam
melakukan upaya pencegahan. Penelitian ini dilakukan untuk menjawab dua
rumusan masalah, yaitu bagaimana peran Kantor Urusan Agama (KUA) dalam
menangani pencegahan perkawinan usia anak di Kecamatan Bungku Timur serta
faktor-faktor pendukung dan penghambat yang menyebabkan terjadinya
perkawinan usia anak. dengan mengunakan metode penelitian hukum empiris
dengan pendekatan kualitatif. dan hasil penelitian menunjukkan bahwa KUA
Kecamatan Bungku Timur telah melaksanakan berbagai upaya pencegahan seperti
penyelenggaraan bimbingan perkawinan, kursus calon pengantin, penyuluhan
agama mengenai dampak perkawinan usia anak, edukasi kepada remaja tentang
pentingnya kesiapan dalam membangun rumah tangga, serta sosialisasi mengenai
batas usia minimal perkawinan, serta menjalin kerja sama dengan pemerintah desa,
sekolah, puskesmas, penolakan pencatatan perkawinan bagi calon mempelai yang
belum memenuhi batas usia, serta pemberian konsultasi dan pendampingan dalam
proses dispensasi kawin. dan hasil penelitian menemukan bahwa faktor ekonomi,
pendidikan, dan budaya bukan merupakan penyebab utama terjadinya perkawinan
usia anak. Faktor yang paling dominan adalah pergaulan bebas yang berujung pada
kehamilan di luar Perkawinan, pengaruh lingkungan pergaulan, serta kurangnya
pengawasan orang tua terhadap teknologi dan media sosial anak. Adapun hambatan
yang dihadapi KUA meliputi rendahnya kesadaran hukum masyarakat, kurangnya
dukungan orang tua dalam program yang dilakukan pihak Puskesmas, dan KUA
Kecamatan Bungku Timur telah menjalankan perannya belum sepenuhnya optimal
karena masih dipengaruhi oleh berbagai faktor sosial yang berkembang di
masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan sinergi yang berkelanjutan antara KUA,
pemerintah daerah, sekolah, puskesmas, pemerintah desa, orang tua, dan
masyarakat agar upaya pencegahan perkawinan usia anak dapat berjalan lebih
efektif.
Kata Kunci: Kantor Urusan Agama, Perkawinan usia anak, Pencegahan,
Peran KUA
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Subjects: | Tadulako University - Divisions > Fakultas Hukum > Ilmu Hukum Ilmu Hukum |
| Divisions: | Fakultas Hukum > Ilmu Hukum Library of Congress Subject Areas > Ilmu Hukum |
| Date Deposited: | 22 Oct 2026 03:51 |
| Last Modified: | 22 Oct 2026 03:51 |
| URI: | https://repository.untad.ac.id/id/eprint/158868 |
| Baca Full Text: | Baca Sekarang |

