MOCHTAR ZEYN (2026) PELESTARIAN EKOSISTEM MANGROVE PADA TO PO UNDE DI KELURAHAN KABONGAN BESAR KECAMATAN BANAWA KABUPATEN DONGGALA (SUATU KAJIAN ETNOEKOLOGI). Sarjana thesis, Universitas Tadulako.
Full text not available from this repository.Abstract
ABSTRAK
Mochtar Zee B 301 19 142 Judul skripsi “Partisipasi Masyarakat Dalam
Pelestarian Ekosistem Mangrove di Kelurahan Kabonga Besar (Suatu kajian
Etnoekologi)”, di bimbing oleh Mohammad Marzuki sebagai pembimbing utama
dan Hapsa sebagai pembimbing pendamping. Program studi Antropologi Fakultas
Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Tadulako.
Partisipasi masyarakat dalam pelestarian ekosistem mangrove di Kelurahan
Kabonga Besar dalam perspektif etnoekologi dipahami sebagai keterlibatan aktif
masyarakat dalam menjaga dan memanfaatkan mangrove secara berkelanjutan
berdasarkan pengetahuan lokal dan pengalaman hidup yang diwariskan.
Manggrove dianggap sebagai bagian dari ruang hidup masyarakat pesisir yang
terkait dengan praktik sosial dan budaya. Penelitian ini bertujuan untuk memahami
makna fungsi hutan mangrove serta bentuk partisipasi masyarakat dalam
pelestarian ekosistem mangrove di Kelurahan Kabonga Besar.
Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif yang
melibatkan aktivitas lapangan bersama masyarakat Kelurahan Kabonga Besar
untuk memahami partisipasi mereka dalam pelestarian lingkungan hidup,
khususnya ekosistem mangrove. Pengumpulan data dilakukan melalui studi
pustaka, studi kasus, observasi lapangan, dan wawancara mendalam dengan
komunitas mangrove, tokoh agama, pemerintah daerah, masyarakat setempat, serta
penjaga ekosistem mangrove. Analisis data dilakukan secara sistematis melalui
reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan, dan verifikasi data. Informan
dipilih secara purposive, dengan lima orang yang dianggap mampu memberikan
informasi mendalam tentang isu penelitian.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa masyarakat Kelurahan Kabonga
Besar memaknai mangrove sebagai bagian dari lingkungan dan ruang hidup
mereka, yang berfungsi sebagai “pagar alam” pelindung pesisir sekaligus sumber
penghidupan ekonomi. Pemaknaan ini terbentuk dari pengalaman sehari-hari
masyarakat yang hidup berdampingan dengan ekosistem mangrove.
Partisipasi masyarakat dalam pelestarian mangrove berlangsung dalam dua
bentuk, yaitu partisipasi langsung melalui penanaman, pemeliharaan, dan gotong
royong, serta partisipasi tidak langsung melalui penyebaran pengetahuan,
pembentukan kesadaran kolektif, dan dukungan terhadap pendidikan lingkungan.
Kesimpulannya, keterlibatan masyarakat dalam pelestarian ekosistem
mangrove di Kelurahan Kabonga Besar sangat penting dalam menjaga
keberlanjutan fungsi ekosistem tersebut sebagai pelindung alam dan sumber daya
masyarakat Kelurahan Kabonga besar.
Kata Kunci : Etnoekologi, Banggo, Partisipasi, Budidaya Mangrove
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Subjects: | Tadulako University - Divisions > Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Antropologi H Ilmu Sosial > Antropologi |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Antropologi Library of Congress Subject Areas > H Ilmu Sosial > Antropologi |
| Date Deposited: | 26 Oct 2026 03:05 |
| Last Modified: | 26 Oct 2026 03:05 |
| URI: | https://repository.untad.ac.id/id/eprint/158885 |
| Baca Full Text: | Baca Sekarang |

