ANALISIS YURIDIS TERHADAP LARANGAN PRAKTIK SEWA-MENYEWA HUNIAN TETAP TONDO 1

HENGKI SANDRA (2026) ANALISIS YURIDIS TERHADAP LARANGAN PRAKTIK SEWA-MENYEWA HUNIAN TETAP TONDO 1. Sarjana thesis, Universitas Tadulako.

Full text not available from this repository.

Abstract

ABSTRAK
HENGKI SANDRA, D10122466, Analisis Yuridis Terhadap Larangan Praktik
Sewa-Menyewa Hunian Tetap Tondo 1, Pembimbing I : Rahmia Rachman,
Pembimbing II : Dewi Kemala Sari.
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya praktik sewa-menyewa unit Hunian
Tetap (Huntap) yang dilakukan oleh sebagian penerima manfaat di Huntap Tondo
1, kepada pihak ketiga, padahal perjanjian penyerahan Huntap secara tegas
melarang penerima manfaat menyewakan, mengalihkan, atau memindahtangankan
Huntap kepada pihak lain dalam jangka waktu 10 (sepuluh) tahun, mengingat
Huntap merupakan bantuan pemerintah pascabencana yang di peruntukan sebagai
tempat tinggal, bukan sebagai objek komersial. Penelitian ini bertujuan untuk
menganalisis akibat hukum bagi para pihak yang melakukan praktik sewamenyewa Huntap serta mengetahui mekanisme penyelesaian hukum yang
diterapkan atas pelanggaran yang timbul dari praktik tersebut. Penelitian ini
menggunakan jenis penelitian hukum empiris dengan pendekatan perundanganundangan, pendekatan sosiologis hukum dan pendekatan konseptual, serta teknik
pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan studi dokumen yang
dianalisis secara deskriptif-kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
Perjanjian sewa-menyewa yang dibuat antara penerima manfaat dengan penyewa
batal demi hukum karena tidak memenuhi syarat sebab yang halal, sehingga
dianggap tidak pernah ada sejak awal dan status para pihak dikembalikan seperti
keadaan semula. Penyelesaian terhadap pelanggaran tersebut lebih mengutamakan
jalur non-litigasi melalui tahapan observasi, klarifikasi, dan musyawarah yang
difasilitasi oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah bersama Bagian Hukum
serta Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kota Palu, sejalan dengan
prinsip Alternatif Penyelesaian Sengketa, sedangkan jalur Litigasi Hanya ditempuh
sebagai upaya terakhir apabila penyelesaian secara musyawarah tidak berhasil
mencapai kesepakatan di antara para pihak yang bersengketa.
Kata Kunci: Analisis Hukum, Hunian Tetap, Penyelesaian Sengketa, SewaMenyewa

Item Type: Thesis (Sarjana)
Subjects: Tadulako University - Divisions > Fakultas Hukum > Ilmu Hukum
Ilmu Hukum
Divisions: Fakultas Hukum > Ilmu Hukum
Library of Congress Subject Areas > Ilmu Hukum
Date Deposited: 26 Oct 2026 03:31
Last Modified: 26 Oct 2026 03:31
URI: https://repository.untad.ac.id/id/eprint/158891
Baca Full Text: Baca Sekarang

Actions (login required)

View Item
View Item