ISOLASIDAN IDENTIFIKASI CENDAWAN Dark Septate Endophyte (DSE) YANG BERASAL DARI AKAR TANAMAN BAMBU (Bambussa Spp.) DAN AKAR TANAMAN MANGGA (Mangifera Indica) SECARA IN VITRO

NABILA ANGGUN LESTARI (2026) ISOLASIDAN IDENTIFIKASI CENDAWAN Dark Septate Endophyte (DSE) YANG BERASAL DARI AKAR TANAMAN BAMBU (Bambussa Spp.) DAN AKAR TANAMAN MANGGA (Mangifera Indica) SECARA IN VITRO. Sarjana thesis, Universitas Tadulako.

Full text not available from this repository.

Abstract

Cendawan Dark Septate Endophyte (DSE) merupakan kelompok cendawan endofit yang mampu mengkolonisasi jaringan akar tanaman tanpa menimbulkan gejala penyakit, serta dicirikan oleh adanya hifa bersepta berwarna gelap akibat kandungan melanin dan pembentukan mikrosklerotia. Penelitian ini bertujuan untuk mengisolasi dan mengidentifikasi cendawan DSE yang berasal dari akar tanaman bambu dan mangga, serta menguji potensi fisiologisnya seperti produksi Indole Acetic Acid (IAA) dan kemampuan fiksasi nitrogen, serta mengetahui pengaruhnya terhadap pertumbuhan tanaman mentimun secara in vitro. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juli sampai April 2026 di Laboratorium Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako. Penelitian dilakukan dalam dua tahap, yaitu tahap pertama isolasi dan identifikasi cendawan DSE secara makroskopis, uji fiksasi dan uji IAA serta tahap kedua pengujian pertumbuhan tanaman mentimun secara menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Hasil penelitian menunjukkan bahwa isolat cendawan DSE dari akar bambu dan mangga memiliki keragaman morfologi koloni yang meliputi warna, bentuk, dan tekstur, dengan dominasi warna gelap sebagai ciri khas adanya melanin. Seluruh isolat mampu menghasilkan hormon IAA dengan kadar yang berbeda, dimana isolat Bm6 menghasilkan IAA tertinggi sebanyak 21,557 mg/L. Selain itu, semua isolat mampu tumbuh pada media tanpa nitrogen yang menunjukkan adanya potensi dalam melakukan fiksasi nitrogen. Pada uji pertumbuhan tanaman mentimun secara invitro memperlihatkan pemberian isolat DSE menunjukkan pengaruh nyata terhadap pertumbuhan tanaman dibandingkan kontrol, dimana isolat Mg3 memberikan hasil terbaik pada tinggi tanaman, sedangkan isolat Bm2 menunjukkan hasil terbaik pada panjang akar. Secara umum, pemberian cendawan DSE mampu meningkatkan pertumbuhan tanaman yang ditunjukkan oleh peningkatan tinggi tanaman, jumlah daun, panjang akar, dan berat basah tanaman dibandingkan tanpa perlakuan.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Subjects: Tadulako University - Divisions > Fakultas Pertanian > Agroteknologi
S Agriculture > Agroteknologi
Divisions: Fakultas Pertanian > Agroteknologi
Library of Congress Subject Areas > S Agriculture > Agroteknologi
Date Deposited: 26 Oct 2026 07:40
Last Modified: 26 Oct 2026 07:40
URI: https://repository.untad.ac.id/id/eprint/158915
Baca Full Text: Baca Sekarang

Actions (login required)

View Item
View Item