DAMPAK PERKAWINAN SIRI TERHADAP ISTRI DAN ANAK

AMANDA SRI DEVI (2026) DAMPAK PERKAWINAN SIRI TERHADAP ISTRI DAN ANAK. Sarjana thesis, Universitas Tadulako.

Full text not available from this repository.

Abstract

ABSTRAK Amanda Sri Devi (D10122069). Dampak Perkawinan Siri terhadap Hak-Hak Istri dan Anak. Pembimbing I:Dr.Hj.Nurhayati Sutan Nakoe, S.Ag.,M.H. Pembimbing II: H.Ashar Ridwan, Lc., MA Perkawinan siri merupakan praktik perkawinan yang masih terjadi dalam masyarakat Indonesia karena adanya perbedaan antara pengakuan berdasarkan hukum agama dan pengakuan berdasarkan hukum negara. Perkawinan siri dapat dianggap sah menurut agama apabila telah memenuhi rukun dan syarat perkawinan, tetapi tidak memperoleh kepastian hukum secara administratif karena tidak dicatatkan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. Berdasarkan permasalahan tersebut, penelitian ini difokuskan untuk menjawab dua rumusan masalah, yaitu bagaimana analisis perkawinan siri terhadap pemberlakuan UndangUndang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana dan bagaimana dampak hukum perkawinan siri terhadap hak-hak istri dan anak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kedua permasalahan tersebut. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual. Data diperoleh melalui studi kepustakaan dengan mengkaji peraturan perundang-undangan, buku, jurnal ilmiah, serta literatur hukum yang berkaitan dengan perkawinan siri, hukum perkawinan, dan hukum pidana nasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkawinan siri tidak secara langsung dikategorikan sebagai tindak pidana berdasarkan UndangUndang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana, karena KUHP Nasional tidak mengatur perkawinan siri atau tidak dicatatkannya perkawinan sebagai tindak pidana secara khusus. Di sisi lain, beberapa perbuatan yang berkaitan dengan perkawinan dapat dikenai ketentuan pidana apabila memenuhi unsur tindak pidana yang diatur dalam KUHP. Namun, perkawinan siri tetap menimbulkan akibat hukum berupa lemahnya kepastian dan perlindungan hukum terhadap istri dan anak. Istri mengalami hambatan dalam memperoleh hak nafkah, harta bersama, dan hak waris, sedangkan anak dapat mengalami kesulitan dalam pembuktian hubungan keperdataan, pemenuhan hak nafkah, serta hak waris sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Kata Kunci: Hak Istri, Hak Anak, Pencatatan Perkawinan, Perkawinan Siri. ix

Item Type: Thesis (Sarjana)
Subjects: Tadulako University - Divisions > Fakultas Hukum > Ilmu Hukum
Ilmu Hukum
Divisions: Fakultas Hukum > Ilmu Hukum
Library of Congress Subject Areas > Ilmu Hukum
Date Deposited: 28 Oct 2026 02:27
Last Modified: 28 Oct 2026 02:27
URI: https://repository.untad.ac.id/id/eprint/158943
Baca Full Text: Baca Sekarang

Actions (login required)

View Item
View Item