ANALISIS KADAR KREATININ SEBAGAI FAKTOR PREDIKTOR KOMPLIKASI MIKROVASKULAR PADA PASIEN DIABETES MELITUS DI RSUD MADANI KOTA PALU

ERAWATI (2026) ANALISIS KADAR KREATININ SEBAGAI FAKTOR PREDIKTOR KOMPLIKASI MIKROVASKULAR PADA PASIEN DIABETES MELITUS DI RSUD MADANI KOTA PALU. Sarjana thesis, Universitas Tadulako.

Full text not available from this repository.

Abstract

Diabetes melitus tipe 2 merupakan penyakit metabolik kronis yang berisiko tinggi
menimbulkan komplikasi mikrovaskular, termasuk gangguan fungsi ginjal yang
dapat ditandai melalui peningkatan kadar kreatinin. Penelitian ini bertujuan
menganalisis pengaruh faktor sosiodemografi, kadar glukosa darah, serta perannya
sebagai faktor prediktor peningkatan kadar kreatinin pada pasien DMT2 di RSUD
Madani Kota Palu. Penelitian menggunakan desain cross-sectional dengan 30
responden melalui analisis univariat, bivariat, dan Decision Tree. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa 90% responden memiliki kadar glukosa darah abnormal dan
46,7% mengalami peningkatan kadar kreatinin. Analisis bivariat menunjukkan
seluruh faktor sosiodemografi tidak memiliki hubungan signifikan terhadap kadar
glukosa darah maupun kreatinin (p > 0,05). Namun pola klinis Decision Tree
menunjukkan bahwa usia ?46 tahun, merokok, overweight–obesitas, serta riwayat
keluarga DMT2 berkontribusi dalam peningkatan risiko kreatinin abnormal.
Kesimpulannya, meskipun tidak signifikan secara statistik, faktor klinis dan gaya
hidup tetap berperan sebagai prediktor peningkatan kreatinin yang merupakan
indikator awal komplikasi mikrovaskular pada pasien DMT2.
Kata kunci: Diabetes melitus, kreatinin, komplikasi mikrovaskular, faktor
sosiodemografi, decision tree.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Subjects: Tadulako University - Divisions > Fakultas Matematika dan IPA > Farmasi
Q Science > Farmasi
Divisions: Fakultas Matematika dan IPA > Farmasi
Library of Congress Subject Areas > Q Science > Farmasi
Date Deposited: 14 Jan 2026 05:23
Last Modified: 14 Jan 2026 05:23
URI: https://repository.untad.ac.id/id/eprint/152439
Baca Full Text: Baca Sekarang

Actions (login required)

View Item
View Item