Pelaksanaan Aturan Pembatasan Usia Perkawinan Di KUA Kecamatan Dampal Selatan Kabupaten Toli-Toli

NUR AISYAH (2026) Pelaksanaan Aturan Pembatasan Usia Perkawinan Di KUA Kecamatan Dampal Selatan Kabupaten Toli-Toli. Sarjana thesis, Universitas Tadulako.

Full text not available from this repository.

Abstract

Perkawinan usia anak masih menjadi persoalan hukum yang cukup serius di Indonesia, khususnya di daerah yang membutuhkan peningkatan edukasi dan kesadaran hukum masyarakat terkait batas usia perkawinan. Dampak yang ditimbulkan meliputi aspek kesehatan, pendidikan, ekonomi, hingga sosial. Untuk menekan angka perkawinan usia anak, pemerintah telah menetapkan Undang-Undang perkawinan yang mengatur batas minimal usia kawin 19 tahun baik bagi laki-laki maupun perempuan. Namun, dalam praktiknya kebijakan ini masih menghadapi banyak hambatan. Salah satunya di Kecamatan Dampal Selatan Kabupaten Toli-Toli, dimana faktor budaya, ekonomi, dan kurangnya pemahaman masyarakat tentang perkawinan usia anak membuat perkawinan usia anak tetap terjadi. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: Bagaimana pelaksanaan pembatasan usia kawin di KUA Kecamatan Dampal Selatan dan Tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisis pelaksanaan aturan pembatasan usia kawin serta mengidentifikasi upaya yang dilakukan KUA dalam mengurangi angka perkawinan usia anak. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian yuridis empiris dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan aturan pembatasan usia perkawinan di Kecamatan Dampal Selatan belum sepenuhnya optimal, Hal ini ditunjukkan dengan masih adanya perkawinan usia anak yang dilaksanakan diluar sepengetahuan KUA dan melalui dispensasi kawin, dengan faktor penyebab antara lain tekanan orang tua, tradisi, pergaulan bebas, kehamilan di luar perkawinan, serta kondisi ekonomi. Upaya KUA terhadap pelaksanaan aturan pembatasan usia kawin adalah dengan melakukan beberapa langkah, seperti bimbingan pranikah, penyuluhan, dan sosialisasi hukum, namun pelaksanaan aturannya belum maksimal karena kurangnya kesadaran masyarakat. Dengan demikian, diperlukan strategi penyuluhan yang lebih intensif dan kolaborasi lintas sektor agar tujuan pembatasan usia kawin dapat tercapai.
Kata Kunci: Pelaksanaan, Pembatasan Usia Kawin, Perkawinan usia anak, KUA,Toli-Toli.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Subjects: Tadulako University - Divisions > Fakultas Hukum > Ilmu Hukum
Ilmu Hukum
Divisions: Fakultas Hukum > Ilmu Hukum
Library of Congress Subject Areas > Ilmu Hukum
Date Deposited: 19 Jan 2026 06:16
Last Modified: 19 Jan 2026 06:16
URI: https://repository.untad.ac.id/id/eprint/152601
Baca Full Text: Baca Sekarang

Actions (login required)

View Item
View Item