FUAN MAHARANI (2026) STANDARISASI SPESIFIK DAN NON SPESIFIK EKSTRAK DAUN ROVIGA (Calotropis Gigantea L.) DARI 3 DAERAH BERBEDA : KOTA PALU, KAB. DONGGALA DAN KAB. SIGI. Sarjana thesis, Universitas Tadulako.
Full text not available from this repository.Abstract
Calotropis gigantea L. atau daun roviga merupakan tanaman obat yang
mengandung metabolit sekunder seperti alkaloid, flavonoid, tanin, saponin, dan
steroid yang berpotensi sebagai antibakteri, antiinflamasi, analgesik, dan
antipiretik. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan standarisasi parameter
spesifik dan non spesifik ekstrak etanol daun roviga yang berasal dari tiga daerah
berbeda: Kota Palu, Kabupaten Sigi, dan Kabupaten Donggala, serta menilai
kesesuaiannya dengan standar BPOM. Ekstraksi dilakukan dengan metode
maserasi menggunakan etanol 96%. Parameter spesifik diuji melalui organoleptik,
skrining fitokimia, kadar sari larut air, kadar sari larut etanol, dan KLT. Parameter
non spesifik meliputi susut pengeringan, kadar air, kadar abu, bobot jenis, serta
cemaran mikroba (ALT dan AKK). Hasil penelitian menunjukkan rendemen
ekstrak sebesar 4,65% (Palu), 3,75% (Sigi), dan 4,87% (Donggala). Skrining
fitokimia menunjukkan seluruh sampel positif mengandung alkaloid, flavonoid,
tanin, saponin, dan steroid, namun negatif terpenoid. Nilai kadar sari larut air yang
diperoleh berturut-turut adalah 17,33% (Palu), 16% (Sigi), dan 8% (Donggala)
dengan persyaratan (?14,9%,), sedangkan kadar sari larut etanol sebesar 50,67%
(Palu), 57,66% (Sigi), dan 29,33% (Donggala) memenuhi persyaratan (?15,9%,).
Nilai Rf KLT ketiga sampel sama yaitu 0,8. Parameter non spesifik juga
memenuhi batas Farmakope Herbal Indonesia. Susut pengeringan 6,33% (Palu),
7% (Sigi), 8,33% (Donggala) memenuhi persyaratan (?10%); kadar air (Palu)
8,87%, (Sigi) 7,49%, (Donggala) 8,25% memenuhi persyaratan ?10%; kadar abu
(palu) 5,33%, (sigi) 5%, (Donggala) 4,33% telah memenuhi syarat (?7,1%); bobot
jenis 0,86 g/mL, 0,84 g/mL, 0,83 g/mL. Cemaran ALT dan AKK tetap berada
dalam batas ketentuan berdasarkan Badan Pengawasan Obat dan Makanan
(BPOM). Ekstrak etanol daun roviga dari ketiga daerah memenuhi standar
parameter spesifik dan non spesifik sehingga layak dikembangkan sebagai bahan
baku obat herbal terstandar.
Kata kunci: (Calotropis gigantea L)., daun roviga, standarisasi, parameter
spesifik dan parameter non spesifik.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Subjects: | Tadulako University - Divisions > Fakultas Matematika dan IPA > Farmasi Q Science > Farmasi |
| Divisions: | Fakultas Matematika dan IPA > Farmasi Library of Congress Subject Areas > Q Science > Farmasi |
| Date Deposited: | 19 Jan 2026 06:44 |
| Last Modified: | 19 Jan 2026 06:44 |
| URI: | https://repository.untad.ac.id/id/eprint/152613 |
| Baca Full Text: | Baca Sekarang |

