KOMUNIKASI LISAN DI ERA DIGITAL: CURHAT IBU-IBU MODERN DI INSTAGRAM

MUSDALIFAH (2026) KOMUNIKASI LISAN DI ERA DIGITAL: CURHAT IBU-IBU MODERN DI INSTAGRAM. Magister thesis, Universitas Tadulako.

Full text not available from this repository.

Abstract

Musdalifah, B50224012. Komunikasi Lisan di Era Digital: Curhat Ibu-Ibu
Modern di Instagram. Pembimbing Utama: Prof. Dr. Muhammad Khairil, M.Si.,
M.H. Pembimbing Anggota: Dr. Fadhliah, S.Sos., M.Si.
Dulu, curhat dilakukan secara lisan dan tatap muka, misalnya saat
berkumpul atau arisan, yang berfungsi penting untuk saling memberi dukungan
emosional. Namun, di era digital, praktik curhat ini telah bergeser ke media sosial,
khususnya Instagram. Curhat kini tidak lagi bersifat rahasia antar dua orang,
melainkan menjadi bentuk komunikasi yang agak terbuka (publik-semi privat),
disampaikan melalui gambar, video, dan tulisan (visual dan naratif). Penelitian ini
meneliti bagaimana kebiasaan curhat (curahan hati) para ibu modern telah berubah
total. Penelitian ini menggunakan metode khusus bernama netnografi untuk
mengamati perubahan ini di dunia maya.
Tujuan penelitian ini adalah menganalisis bagaimana fitur Instagram
(seperti Feed, komentar, dan Stories) memengaruhi karakteristik curhat, serta
mengidentifikasi elemen komunikasi lisan tradisional yang diambil kembali
(retrieved) dan dimodifikasi. Hasil dari penelititan ini memverifikasi bahwa
Instagram, sebagai media baru, merevitalisasi fungsi sosial curhat lisan. Gaya
bertutur personal dan emotif dalam caption menggantikan percakapan langsung,
sementara kolom komentar berfungsi sebagai ruang solidaritas emosional dan
dialog asinkron. Likes menjadi bentuk dukungan nonverbal digital. Fenomena ini
diperkuat oleh Teori Retrieval Marshall McLuhan, di mana Instagram mengambil
kembali keintiman dan pola komunikasi komunal lisan seperti arisan atau obrolan
dapur dan menghidupkannya dalam format yang terhubung dan terbuka.
Kesimpulannya, curhat di Instagram adalah komunikasi hibrida yang
menggabungkan tradisi bertutur lama dengan budaya digital baru. Meskipun
menawarkan katarsis dan kebersamaan digital, ia juga menciptakan tekanan baru
berupa performativitas sosial, mencerminkan bahwa media baru mentransformasi
sekaligus melestarikan nilai-nilai komunikasi esensial.
Kata Kunci: Komunikasi Lisan, Curhat Ibu-Ibu, Retrieved.

Item Type: Thesis (Magister)
Subjects: Tadulako University - Divisions > Pascasarjana > Magister Ilmu Komunikasi
Divisions: Pascasarjana > Magister Ilmu Komunikasi
Date Deposited: 21 Jan 2026 05:31
Last Modified: 21 Jan 2026 05:31
URI: https://repository.untad.ac.id/id/eprint/152726
Baca Full Text: Baca Sekarang

Actions (login required)

View Item
View Item